Tampilkan postingan dengan label kukus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kukus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2013

Talam Lapis Roti Tawar

Assalamualaykum


Apa kabar semua ?? Lama ya saya nggak update blog. Hampir 3 minggu meliburkan diri dari bikin snack dan motret. Sengaja libur ya ?? Iya, emang sengaja karena kebetulan badan kurang sehat.
Sehari setelah posting Sate Usus, saya makan gorengan plus cabe. Udah deh kumat maagnya (bandel). Padahal saya udah dilarang keras makan cabe kok ya nekat, nggak tahan liat bakwan dan segambreng cabe rawit. Keesokan harinya langsung mual sampai 3-4 hari lamanya. Kalo udah berasa mual gitu, duuuuhhh sengsara banget rasanya. Makan dan minum nggak bisa. Ujung-ujungnya lemas banget ni badan. Sempat deh terucap, setelah sembuh nanti nggak akan makan cabe lagi. Tapi lidah tak bertulang, ketika kemarin dapat nasi kenduri dari tetangga dan ada urap, saya nekat nyomot bumbu urapnya yang pedes. Comot sedikit sih. Tapi berulang ulang. Kalo ditotal ada 1 sdm kali, hahahahaaaa....(dassar mencla-mencle). Alhamdulillah sampai detik ini lambung saya anteng dan dingin. Semoga saja bisa kuat ngadepin rayuan berupa makanan yang pedes-pedes, aamiin....

Dan setelah merasa sehat, tadi pagi saya bikin snack ini. Nyontek dari blognya Zila Norazila. Ngiler liat picnya. Kombinasi warna kuenya juga cantik, coklat dan orange. Seperti biasa resepnya dimodif dikit supaya lebih praktis. Maaf ya Zila, jika resepnya diubah sedikit sesuai seleraku. Resep ini menggunakan loyang bulat diameter 20cm yang telah dialasi alumunium foil dan dioles minyak goreng. Jika tidak ada alu foil bisa menggunakan plastik tebal tahan panas. Proses pembuatannya cukup mudah, hanya diblender saja supaya irit cucian, hehe...Dan satu lagi, resep ini nggak pake telur lho (ini mah favorit banget, hihi...). Setelah matang dan dicicip, rasanya mrip dengan kue lapis beras tapi lebih padat. Hal ini karena penggunaan roti tawar yang ada dalam resepnya. Santan yang dipake pun santan segar yang telah direbus dulu supaya tidak mudah basi.

Setelah jadi dan ingin dipotret, barulah bingung cari tempat untuk motret karena hujan dan mendung gelap sekali. Terpaksa motret di ruang tamu yang sumber cahayanya kurang bagus (terlalu keras karena harus buka pintu) menurut saya.

Bahan :
800 ml santan dari 1 butir kelapa parut
2 lbr daun pandan
2 lbr daun jeruk
8 lembar roti tawar tanpa kulit, sobek kecil kecil
100 gr gula pasir
100 gr tepung beras
75 gr tepung tapioka/kanji/aci
1/2 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan
1/2 sdt pasta coklat
1/2 sdt pasta orange

Cara membuat :
1. Rebus santan, daun pandan dan daun jeruk sambil diaduk-aduk sampai mendidih supaya santan tidak pecah. Dinginkan, buang daun pandan dan daun jeruknya.
2. Alasi loyang bulat diameter 20cm dengan alu foil dan olesi sedikit minyak goreng. Panaskan kukusan.
3. Rendam roti tawar dan 200 ml santan, biarkan selama 10 menit sampai santan diserap oleh roti.
4. Masukkan ke dalam blender, disusul oleh gula pasir. Tambahkan sedikit santan supaya blender bisa berputar. Proses sampai halus.
5. Masukkan tepung beras, tepung tapioka dan garam. Tuangi sedikit santan kemudian proses sampai licin dan rata.
6. Setelah halus, tuangkan ke dalam wadah besar dan masukkan sisa santan, aduk rata.
7. Bagi adonan menjadi 3 bagian, beri pasta pandan, coklat dan orange.
8. Tuangkan 1/2 bagian adonan pandan, kukus sampai mengeras selama 10 menit. Tuangi adonan coklat, kukus lagi selama 10 menit. Tuangi adonan orange dan kukus selama 10 menit. Lakukan terus sampai adonan habis. Setelah lapisan paling atas dituang, kukus selama 15 menit.
9. Setelah matang, keluarkan dari kukusan dan dinginkan dahulu sebelum dipotong.



Senin, 01 April 2013

Cake Coklat Keju

Assalamualaykum


Sudah lama ingin mengeksekusi keju quick melt yang nangkring di dalam kulkas. Tapi karena terkendala sakit thypus, akhirnya harus tertunda sampai beberapa minggu.
Takut jika sampai kadaluarsa. Akhirnya kemarin sore dibikin juga si keju ini. Bikin yang mudah aja yaitu sponge cake. Setelah adonan jadi dan masuk ke dalam oven lega deh. Setengah jam kemudian dicek. Lho, kok masih segitu gitu aja ? Kenapa nggak naik tinggi si kue ini ? Langsung buka oven dan loyang ditarik keluar. Lho, kok anget ??? Ternyata gasnya habis !! Waaaa...langsung panik buru buru ganti tabung gasnya. Tapi berhubung loyang sudah tidak panas, pemanggangan tidak saya lanjutkan. Kenapa ? Karena bagian pinggir kue sudah mulai mengering sementara bagian tengah masih cair. Jika dilanjutkan dioven, saya khawatir bagian pinggir akan lebih kering dan keras. Akhirnya naikin kukusan ke atas kompor dan kue pun dikukus. Dua puluh menit kemudian dicek, ternyata kue bisa mengembang dan ketika dites tusuk, tidak lengket. Alhamdulillah. Tapi itupun belum lega. Setelah dikeluarkan dari loyang buru buru dipotong sedikit untuk memastikan tidak bantat. Hasilnya ?? Well done !! Huuuffftttt....baru benar-benar lega.

Setelah matang, tadi pagi ingin dipotret. Tapi virus malas mulai menyerang. Agak ragu antara dipotret atau tidak. Akhirnya yaaa....dipotret juga setelah sholat dhuhur, meskipun agak ogah ogahan. Setelah di beri watermark langsung ingin posting. Giliran nulis entri, malah bingung nulis resepnya. Mau dioven atau dikukus ya proses pematangannya. Masak mau ditulis kedua duanya ?? Ntar pembaca jadi refot deh kalo mau praktek.  Dikukus aja deh untuk resepnya. Tapi kalo mau dioven juga boleh, wong pada awalnya memang ingin dioven kok. Kue ini tipe yang mudah dibuat. Dibikin agak padat dengan tujuan supaya keju tidak cepat tenggelam ke dasar loyang. Setelah adonan coklat dituang ke dalam loyang, taburi dengan keju quick melt. Ketika dioven/dikukus, kue akan mengembang dan keju akan tenggelam ke tengah kue. Gimana rasanya setelah matang ? Hmm...nyam nyam deh. Coklat sama keju gitu loh...


Bahan :
4 butir telur
100 gr gula pasir
150 gr tepung terigu
1/4 sdt soda kue
100 gr mentega/margarin cair
100 gr coklat blok warna gelap, tim sampai meleleh
125 gr keju quick melt, potong-potong/ parut kasar

Cara membuat :
1. Siapkan loyang ukuran 18x18 cm, alasi kertas roti, olesi margarin. Panaskan kukusan.
2. Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang, putih, kaku dan berjejak selama 20 menit.
3. Masukkan terigu dan soda kue sedikit demi sedikit sambil aduk balik sampai rata. Tuangkan mentega cair, aduk balik sampai rata. Masukkan coklat leleh, aduk sampai rata.
4. Tuang ke dalam loyang dan taburi permukaannya dengan keju quick melt.
5. Kukus selama 30 menit dengan api sedang kemudian lakukan tes tusuk. Keluarkan dari kukusan.




Jumat, 22 Maret 2013

Bingka Roti Kukus Pandan

Assalamualaykum


Ketika blogwalking beberapa hari yang lalu, tanpa sengaja saya terdampar di Notabilia. Dan ketika sedang asik membuka halaman demi halaman mata saya terbelalak melihat Bingka Roti Kukus Pandan. Sungguh terpana oleh warna hijau bingka ini.
Langsung saja saya simpan untuk dipraktekkan dalam waktu dekat. Setelah semua bahan siap, kermarin sore saya langsung eksekusi. Ketika mengambil telur, ternyata tinggal 3 butir. Seharusnya memakai 4 butir. Sementara yang satu butir sudah dipesan orang rumah. Ya sudah akhirnya saya memakai 2 butir saja. Hasilnya alhamdulillah nggak bau telur dan enak. Takaran gula juga dikurangi supaya tidak terlalu manis. Di resep disebutkan menggunakan 1 cup gula pasir yang saya setarakan dengan 200 gr. Dan saya hanya menggunakan 100 gr saja. Bingka ini menurut saya sungguh sedap apalagi setelah dimasukkan kulkas semalam. Begitu masuk mulut, hmmmm...nyam nyam.... manisnya pas dan terasa gurih.

Sayangnya tadi ketika mau difoto, mendadak saya merasa kurang enak badan. Kepala rasanya kliyengan dan merasa sedikit lemas. Tapi saya nekat naik ke lantai atas untuk mempersiapkan propertinya dengan dibantu anak yang diberi tugas pegang reflektor. Kebetulan sejak Jumat kemarin dia libur sekolah 2 hari. Lumayanlah bisa bantuin ibunya bikin bingka ini dan motret. Karena kliyengan tadi, saya sampai nggak punya ide untuk menata perlengkapan properti seperti serbet, sendok atau apa gitu. Kepala serasa kosong oleh ide apapun, terasa sulit untuk berpikir. Sehingga hasil fotonya kosong melompong. Hanya background wana putih yang dominan.Alhamdulillah ketika acara potret memotret selesai tidak ada insiden apapun. Takutnya kalo saya sampai pingsan di lantai atas, hehe....setelah dipotret langsung saya beri watermark dan diposting. Rencananya setelah posting ini langsung mau istirahat supaya badan bisa pulih kembali.


Bahan :
10 lembar roti tawar berkulit
100 gr gula pasir
1/4 sdt garam
400 ml santan sedang dari 1/2 butir kelapa parut, rebus,biarkan hangat
2 butir telur
1/2 sdt pasta pandan
2 lbr daun pandan, simpulkan
50 gr kismis (tambahan dari saya)

Cara membuat :
1. Potong potong roti tawar masing masing menjadi 4 bagian. Potong menggunakan pisau ya. Sisihkan.
2. Dalam sebuah wadah besar campur jadi satu gula pasir dan garam, tuangi santan hangat sambil diaduk sampai rata. Tambahkan telur dan pasta pandan, aduk rata. Masukkan roti tawar dan biarkan terendam selama sedikitnya 10 menit.
3. Panaskan kukusan sampai mendidih airnya. Siapkan loyang bulat diameter 20cm, alasi kertas roti dan olesi minyak goreng.
4. Tuang rendaman roti tawar tadi ke dalam loyang sekaligus bersama santannya. Taburi kismis dan beri diatasnya daun pandan. Masukkan dalam kukusan dengan api sedang. Kukus selama 20-25 menit.
5. Setelah matang, keluarkan dari kukusan dan biarkan dingin. Masukkan dalam kulkas supaya padat. Setelah padat, keluarkan dari loyang, potong dan sajikan.


Kamis, 14 Maret 2013

Cake Coklat Kukus Tanpa Telur

Assalamualaykum


Alhamdulillah akhirnya berhasil juga saya menaklukkan cake kukus tanpa telur. Resep ini adalah milik Dayang Jack. Tapi sudah tersebar luas di blog teman-teman Malaysia. Kemarin ketika saya buka linknya, ternyata tidak ada. Sepertinya sudah ditutup oleh pemiliknya. Akhirnya saya memakai resep dari Secubit Garam.

Ini keempat kalinya saya membuat kue ini. Percobaan pertama sampai ketiga sukses bantat. Awalnya saya tidak tau kesalahan saya dimana karena resep ini saya ikuti dengan hati-hati. Percobaan pertama gagal, saya cuek aja dan berpikir belum beruntung. Ntar lain waktu dicoba lagi. Percobaan kedua gagal kembali. Mulai deh rasanya terusik, karena cake ini gampang banget bikinnya. Dulu pernah bikin cake tanpa telur tapi dioven, langsung sukses tanpa bantat-bantatan segala. Percobaan ketiga, lha kok bantat lagi ! Sempat bingung dan agak sebel melihat hasil kuenya. Mana diledek hubby lagi. Katanya jago bikin kue kok bantat mulu. Waaaa....panaaaaaassss rasanya. Mulai deh berpikir dan menyelidiki kesalahan yang saya lakukan. Setelah saya baca resepnya, saya memperkirakan kesalahan ada pada takaran cairannya. Di resep disebutkan menggunakan cawan (cup) dan saya setarakan dengan 250ml per cup. Adonan yang dihasilkan memang encer sekali. Dan kemarin takaran cairan saya kurangi dari 250 ml menjadi 200 ml saja. Hasilnya, sukses....Memang ya, kalo baca resep yang menggunakan ukuran cup/cawan kadang bikin senewen (takut gagal) karena ukuran cup setiap negara bisa berbeda. Dengan cup yang sama pun jika dikonversikan ke gram bisa berbeda angkanya.

Resep kue ini menggunakan pengembang yang agak banyak karena tidak menggunakan telur. Sempat agak takut menggunakan pengembang yang rada banyak menurut ukuran saya. Akhirnya saya siasati untuk menggunakan baking powder double acting supaya irit bahan pengembang. Soda kuepun saya kurangi setengahnya. Kue yang dihasilkan tetap spongy, lembab dan legit. Makan kue inipun tidak saya kunyah. Setelah digigit langsung diemut aja, hmmmm....terasa legitnya....Apalagi jika sudah menginap semalam akan terasa lebih moist dan sedap.

Untuk Dayang Jack dan Kak Nor Secubit Garam, terimakasih tuk resepnya....

Resep di bawah ini sudah saya sesuaikan dengan selera saya ya....

Bahan :
75 gr coklat bubuk warna gelap
150 gr gula palem
100 ml susu kental manis putih/coklat
350 ml susu cair
100 ml minyak goreng
1/2 sdt vanili bubuk
secubit garam
125 gr tepung terigu
2 sdt baking powder (saya pake 1 sdt BP Double Acting)
1 sdt soda kue (saya pake 1/2 sdt soda kue)
1 sdm air cuka/air jeruk nipis/lemon

Cara membuat :
1. Dalam sebuah panci campur jadi satu coklat bubuk, gula palem, susu kental manis, susu cair, minyak goreng, vanili dan garam. Rebus menggunakan api kecil sampai gula larut, tidak perlu mendidih, asal gula sudah larut sudah cukup. Matikan api dan biarkan hangat/suam kuku.
2. Panaskan kukusan sampai airnya mendidih. Siapkan loyang bulat diameter 18 cm, alasi kertas roti dan olesi minyak goreng. Sisihkan.
3. Dalam sebuah baskom ayak terigu, baking powder dan soda kue sampai rata.
4. Tuangi larutan coklat hangat sambil diaduk menggunakan whisker sampai rata dan licin. Adonan jangan sampai berbutir-butir ya. Hasilnya adonan yang agak encer.
5. Masukkan cuka/air jeruk nipis. Adonan akan berbuih. Aduk cepat sampai rata.
6. Selagi berbuih, tuang ke dalam loyang. Kukus menggunakan api sedang selama 45-60 menit. Tutup loyang menggunakan alumunium foil atau alasi kukusan dengan serbet supaya tidak ketetesan uap air. Setelah matang, matikan apinya dan biarkan kue didalam loyang selama 10 menit. Keluarkan dari loyang dan dinginkan. Potong kue dan sajikan.





Rabu, 13 Februari 2013

Brownies Kukus Kentang

Assalamualaykum


Hai apa kabar semua ? Agak lama ya saya tidak update resep baru, hehe...Maaf ya, beberapa hari terakhir sakit maag/lambung saya kambuh. Jika kambuh badan rasanya sampai meriang, panas dingin dan uluhati nyeri setengah mati. Hari ini Alhamdulillah sudah agak mendingan setelah minum obat herbal. Semoga bisa lebih baik sehingga bisa lebih sering update resep baru.
Semalam saya bikin Brownies Kukus Kentang nih. Resepnya saya adopsi dari Brownies Kukus Sehat. Hasilnya ? Lebih nyoklat dan lembab, karena saya pake Dark Cooking Coklat dan kentang kukus. Dah lama sebenarnya pingin memodifikasi resep ini, tapi baru kesampaian hari ini.

Pada entri hari ini menurut saya,  hasil fotonya kurang maksimal karena mendung gelap sejak pagi hari. Sering sekali hal ini terjadi. Setelah bikin kue, saya berencana motret dengan properti ini dan itu dan ingin menghasilkan foto yang lebih baik dari kemarin-kemarin. Tapi apa daya jika pemotret amatir seperti saya yang hanya mengandalkan sinar matahari, ternyata cahaya yang mutlak dibutuhkan malah meredup dan mengakibatkan kurang sinar pada obyeknya. Huffffftttt....(malah curhat).

Sebelum berkepanjangan curhatnya, mending dibikin yuk browniesnya...
Sekalian juga entri ini untuk setoran di Klub Masak Bareng Yuuk yang bertema tentang umbi (eh umbi apa ubi ya, karena di sana tertulis ada ubi kentang, ubi putih, ubi ungu dll)


Bahan :
250 gr kentang
125 gr dark cooking chocolate (DCC)
100 ml minyak goreng
3 butir telur
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam halus
75 gr tepung beras campur*
40 gr coklat bubuk
2 sdm susu bubuk
1/4 sdt baking powder
50 gr kismis, rendam air panas sampai mengembang, peras dan cincang kasar

Cara membuat :
1. Kukus kentang sampai empuk dan matang. Selagi panas, haluskan dan dinginkan  Tim DCC sampai meleleh dan campur dengan minyak goreng. Dinginkan.
2. Siapkan loyang ukuran 18x18cm. Alasi dasarnya dengan kertas roti dan olesi minyak goreng di semua bagian. Panaskan kukusan dengan api kecil.
3. Kocok telur, gula dan garam sampai putih, mengembang, kental dan kaku selama 15 menit. Bila baling baling mixer diangkat adonan akan sulit jatuh.
4. Masukkan tepung beras campur, coklat bubuk, susu bubuk dan baking powder dengan cara diayak, dalam 2 tahap. Setelah tepung masuk aduk balik dengan spatulla sampai rata.
5. Masukkan kentang halus , aduk rata. Menyusul larutan coklat dan minyak goreng, aduk balik lagi sampai rata. Terakhir masukkan sebagian kismis, aduk rata
6. Tuangkan ke dalam loyang. Taburi sisa kismis. Kukus dengan api sedang selama 30 menit. Jangan lupa alasi tutupnya dengan serbet supaya air tidak menetes ke bawah.
7. Setelah matang angkat kue, biarkan hangat. Balik kue, kelupas kertas rotinya, balik lagi dan potong-potong. Sajikan.

Note :
* Tepung beras campur dibuat dari 7 bagian tepung beras, 2 bagian tepung kanji/tapioka, 1 bagian tepung maizena. Misalnya akan membuat stok tepung sebanyak 1 kg, membutuhkan 700 gr tepung beras, 200 gr tepung kanji dan 100 gr tepung maizena. Campur sampai rata dan simpan dalam toples rapat.






Sabtu, 29 Desember 2012

BROWNIES KUKUS KETAN

Assalamualaykum







Beberapa hari belakangan ini internet benar-benar menguji kesabaran saya. Lemoooottt sangat. Bahkan entri yang saya tulis ini mendadak hilang semua karena kecepatan internet drop sampai 0.00 kbps ! Terpaksa harus nulis ulang, hiks...Tapi saya tetap pingin berbagi resep karena kalo ditunda khawatir lupa dengan resepnya.

Semalam saya bikin Brownies Kukus Ketan. Masih dalam rangka menghabiskan tepung ketan hitam. Resep ini saya bikin setelah melihat resep brownies ketan di tabloid kuliner.  Tapi tetap dimodifikasi seperti biasa.

Bahan :
50 gr Dark Cooking Coklat (DCC)
75 ml minyak goreng
2 sdm susu kental manis putih/coklat
4 butir telur
50 gula pasir
25 gr gula palem
1/4 sdt garam halus
50 gr tepung ketan hitam
50 gr tepung ketan putih
1 sdm coklat bubuk pekat
75 gr coklat meises/coklat beras

Cara membuat :
1. Lelehkan DCC dengan cara ditim. Setelah meleleh masukkan minyak goreng dan susu kental manis. Sisihkan.
2. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18 cm, alasi kertas roti olesi minyak goreng. Panaskan kukusan dengan api kecil..
3. Kocok telur, gula pasir, gula palem dan garam sampai kental, putih dan berjejak selama 15 menit. Gunakan mixer speed tinggi.
4. Masukkan kedua macam tepung ketan dan coklat bubuk dengan cara diayak ( dalam 2 tahap ) aduk balik/aduk lipat menggunakan spatula sampai rata.
5. Masukkan campuran DCC, aduk lipat sampai rata.
6 . Tuangkan setengah bagian adonan ke dalam loyang, hentakkan loyang diatas meja untuk mengeluarkan udara yang terperangkap di dalamnya. Ini untuk menghindarkan hasil kue yang berlubang di dalamnya. Kukus menggunakan api sedang selama 10 menit.
7. Keluarkan loyang dari kukusan, taburi coklat beras sampai rata. masukkan sisa adonan. Hentakkan kembali loyangnya. Kukus selam 25 menit. Jangan lupa tutp dandang dialasi serbet.
8. Keluarkan kue dari dandang. balik daiats rak dan dinginkan. Potong-potong dan sajikan.









Senin, 17 Desember 2012

CAKE KUKUS KETAN PISANG

Assalamualaykum



Cake ini adalah salah satu cemilan yang saya buat ketika netbook sakit. Idenya saya ambil dari tabloid Saji dengan judul sama.
Niat hati ingin memberdayakan tepung ketan hitam yang masih utuh tersegel, padahal sudah dibeli 3 bulan yang lalu ( ckckck....). Selama netbook sakit, kalo bikin cemilan kok pinginnya dikukus. Sebenarnya tepung ketan hitam ini bukan bahan makanan favorit di rumah. Kalo dibikin kue sering terasa berpasir itulah yang menyebabkan kurang disukai di rumah. Tapi tetep aja saya merasa tertantang untuk membuat cemilan dengan bahan ini, tapi bisa ludes dalam sekejap oleh orang rumah. Dan ketika tabloid Saji menampilkan resep ini, langsung saja saya eksekusi. Tapi yaaa seperti biasa, gatel modifikasi.

Untuk resep ini, saya tidak melulu memakai tepung ketan hitam saja, tapi coba-coba memakai tepung ketan putih juga, dengan tujuan supaya kue terasa lembut ketika dikunyah. Dan percobaan ini berhasil. Kue ini tidak berpasir. Terasa lembut dan sedikit legit. Nyaamm....hasilnya, orang di rumah pada suka ! Alhamdulillah....seneng rasanya.

Proses pembuatannya sama dengan cake lain pada umumnya, menggunakan metode sponge cake. Emulsifier dan bahan pengembang yang lain tidak saya pakai. Selain itu kue ini juga menggunakan model upside down cake. Sebelum adonan cake dituang ke loyang, bagian dasar loyang ditata potongan pisang. Setelah matang dan dibalik, posisi pisang berada di atas.
Buat Mbak Erikasari, ini lho kue yang aku maksud tempo hari *sambil kedip-kedip*.




Bahan :
8 bh pisang uli kukus, potong bulat-bulat (bisa menggunakan pisang kepok atau raja yang dikukus dulu)
3 butir telur ayam
100 gr gula pasir
1/4 sdt garam
50 gr tepung ketan hitam
50 gr tepung ketan putih
1 sdm coklat bubuk
100 ml minyak goreng
1 sdt pasta coklat

Cara membuat :
1. Siapkan loyang bulat ukuran 18 cm alasi kertas roti dan olesi minyak goreng. Tata potongan pisang memenuhi dasar loyang, sisihkan. Panaskan kukusan.
2. Kocok telur, gula dan garam sampai mengembang dan berjejak selama 15 menit. Gunakan mixer speed tinggi ya.
3. Masukkan campuran tepung ketan hitam dan putih beserta coklat bubuk sambil diayak dalam 2 tahap, aduk balik sampai rata.
4. Masukkan minyak goreng, aduk balik sampai rata. Terakhir masukkan pasta coklat.
5. Tuangkan ke dalam loyang. Kukus selam 30 menit sampai matang. Lakukan tes tusuk.
6. Keluarkan kue dari loyang selagi panas dengan cara dibalik. Dinginkan kue, dan potong-potong. Sajikan.











Sabtu, 15 Desember 2012

STEAMED SOFT BROWNIES

Assalamualaykum




Hai, apa kabar.....Lama tak jumpa ya. Sebelumnya saya mengucapkan beribu-ribu maaf buat teman-teman yang telah menunggu update terbaru dari Dapur Manis.
Sudah sejak akhir November yang lalu saya menghilang dari udara. Hal ini disebabkan karena netbook saya sedang sakit dan terpaksa harus opname. Tapi biar netbook sedang sakit, saya tetap aja utak-utik di dapur dan motret hasilnya tuk mengupdate blog, jika netbook telah sembuh. Otomatis ada beberapa entri yang tertunda, dan secara bertahap akan saya masukkan ke blog ini. Aiiihhh...senang sekali rasanya bisa ngeblog lagi.

Untuk entri ini saya bikin brownies kukus. Brownies ini hasil utak-atik saya. Saat itu saya menginginkan brownis yang lembut, lembab, agak padat dan moist. Dikocok  begini, diberi tepung segini, ditambahi coklat leleh dan seterusnya. Kunci utamanya yaitu pada saat mengocok telur. Telur hanya saya kocok dengan speed sedang selama 10 menit. Asal gula larut sudah cukup. Setelah matang saya hias dengan buttercrean siap pakai (beli di TBK) dan taburan coklat bubuk. Buttercream ini sisa membuat Black Forest pesenan tetangga. Dengan bahan sederhana dan tidak neko-neko, tanpa bahan pengembang, tapi hasilnya cukup memuaskan buat saya. Anak saya pun bilang "enaaaaakkkk....."





Bahan :
75 gr dark cooking coklat (DCC)
100 ml minyak goreng
3 butir telur
1/4 sdt garam
50 gr gulapasir
50 gr tepung terigu
2 sdm coklat bubuk pekat

Hiasan :
Buttercream siap pakai
Coklat bubuk

Cara membuat ;
1. Siapkan cetakan ukuran 18x18 cm, lapisi dengan kertas roti dan olesi minyak. Panaskan kukusan.
2. Lelehkan DCC dengan cara ditim. Masukkan minyak goreng, aduk rata. Matikan api, dinginkan.
3. Kocok telur, gula pasir dan garam menggunakan speed sedang sampai gula menjadi larut ( kira-kira 10 menit ), warnanya pucat dan sedikit mengembang. Tidak perlu sampai mengembang tinggi dan berjejak ya.
4. Masukkan tepung terigu dan coklat bubuk dengan cara diayak, dalam 2 tahap, aduk balik sampai rata.
5. Tuangkan campuran DCC, aduk balik sampai rata.
6. Masukkan ke dalam loyang. Kukus menggunakan api sedang selama 30 menit.
7. Setelah matang keluarkan dari loyang dan biarkan dingin. Potong-potong dan hias menggunakan buttercream dan taburan coklat bubuk.












Rabu, 21 November 2012

BROWNIES KUKUS WORTEL

Assalamualaykum





Beberapa hari terakhir ini saya kok kepingin bikin cemilan dari wortel. Sempat pingin bikin ini dan itu. Tapi saya berpikir ingin sesuatu yang tidak memakai bahan additive seperti soda kue, baking powder atau emulsifier.
Pilihan jatuh kepada Brownies Kukus Sehat yang pernah saya buat beberapa waktu yang lalu. Resepnya sama plek cuma saya tambahi wortel parut. Hasilnya, berbeda dengan brownies kukus sehat. Brokus sehat akan terasa kering ketika dinikmati sesaat setelah matang, sehingga harus menginap semalam dulu supaya lebih lembab. Sedangkan brokus wortel ini terasa lebih moist biarpun dimakan hangat-hangat.

Setelah brokus ini matang, saya liat wortelnya kok nggak nampak ya. Mungkin karena diparut terlalu kecil sehingga benar-benar nyampur ke dalam adonan. Coklat bubuk yang saya pake pun tidak berwarna gelap melainkan lebih terang karena saya kehabisan coklat bubuk gelap. Ok deh sekian dulu ngocehnya ya. Sekarang bikin brokus wortel yuk...



Bahan :
50 gr wortel
2 sdm tepung beras
3 butir telur
100 gr gula pasir
1/4 sdt garam
60 gr tepung beras campur*
40 gr coklat bubuk
50 ml minyak sayur

Cara membuat :
1.Siapkan loyang ukuran 18x18 cm alasi kertas roti, olesi minyak goreng. Panaskan kukusan dengan api kecil.
2. Parut wortel menggunakan serutan keju. Beri 2 sdm tepung beras, aduk rata sisihkan.
3. Kocok telur, gula dan garam menggunakan speed tinggi sampai putih, kental, mengembang dan kaku selama 15 menit.
4. Masukkan tepung beras campur dan coklat bubuk sambil diayak, dalam 3 tahap, aduk balik menggunakan spatula sampai rata. Masukkan wortel parut, aduk balik sampai rata.
5. Terakhir masukkan minyak goreng, aduk balik sampai rata.
6. Tuangkan ke dalam loyang. Kukus di dalam kukusan yang telah beruap banyak selama 30 menit menggunakan api sedang sampai matang. Alasi tutup dandang dengan serbet supaya kue tidak ketetesan uap air.
7. Setelah matang, balik kue dan lepaskan kertas rotinya. Potong-potong dan sajikan.

 Note :
* Tepung beras campur dibuat dari 7 bagian tepung beras, 2 bagian tepung kanji/tapioka, 1 bagian tepung maizena. Misalnya akan membuat stok tepung sebanyak 1 kg, membutuhkan 700 gr tepung beras, 200 gr tepung kanji dan 100 gr tepung maizena. Campur sampai rata dan simpan dalam toples rapat.

 


Minggu, 18 November 2012

BOLU KUKUS GULA MERAH

Assalamualaykum




Hari ini saya sedang kepingin kue yang mekrok-mekrok, hehe...Yang jadi korban adalah Bolu Kukus Gula Merah yang mejeng di tabloid Lezat.
Resep aslinya menggunakan 500 gr terigu. Tapi saya cuma bikin separuhnya saja. Takaran gula juga saya kurangi sedikit. Takut terlalu manis, karena kurang suka yang manis. Udah lama sih pingin nyoba tapi kok moodnya baru datang hari ini. Kue ini bahannya simpel aja nggak pake yang aneh-aneh. Cara membuatnya pun gampang banget. Cuma pake mixer aja. Kalo nggak ada mixer bisa juga pake whisker. tapi nanti agak pegal ngocok telurnya, hehe...

Proses membuatnya sama dengan bolu kukus yang lain kok. Telur dikocok sampai mengembang kemudian bahan cair dan tepung dimasukkan dan dikocok rata. Cetakan yang saya gunakan ada 2 macam, yang satu pake cetakan bolkus dan satunya pake cetakan cupcake/muffin. Hasilnya ?? Mekrok semua !! Tapi tetap ada perbedaanya. Yang memakai cetakan bolkus bisa menjulang tinggi dan merekah lebih lebar. Sedang yang pake cetakan cupcake/mufin, mekarnya lebih sopan dan nggak over. Liat aja di fotonya ya. Kue yang didalam besek itu yang memakai cetakan bolkus. Sedang yang diluar besek, memakai cetakan cupcake/muffin.

Cara mengukusnya juga sama dengan bolu kukus. Tutup kukusan harus dialasi serbet supaya uap air nggak netes. Air untuk ngukus juga jangan terlalu banyak supaya tidak memercik ke dasar kue yang bisa menyebabkan bantat. Penggunaan air secukupnya saja. Untuk sekali kukusan air tinggal sedikit sekali, tapi jangan sampai kering. Nanti bisa bau gosong kalo sampai kering. Yuk dicoba yuk resepnya. Lumayan buat naikin adrenalin lho, hihi...









Bahan :
200 gr gula merah
200 ml air
1 butir telur ayam
2 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt baking powder
250 gr tepung terigu protein sedang (saya pake merk Segitiga Biru)
125 ml minyak goreng

Cara membuat :
1.Rebus gula merah dan air sampai gula menjadi larut. Angkat dari api dan dinginkan. Saring dan ukur sebanyak 275 ml.
2. Alasi cetakan bolu kukus atau cupcake dengan kertas. Panaskan kukusan.
3. Dalam sebuah wadah kocok telur, gula pasir, garam, soda kue dan baking powder sampai mengembang dan gula menjadi larut .Gunakan speed tinggi ya.
3. Masukkan larutan gula merah, kocok rata.
4. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil dikocok dengan speed rendah sampai rata.
5. Tuangkan minyak goreng, kocok sampai rata. Masukkan adonan ke dalam cetakan sampai penuh.
6. Masukkan ke dalam kukusan yang telah beruap banyak. Beri jarak diantaranya supaya uap air bisa naik ke atas dan menyebar rata sehingga kue bisa mekar semua. Kukus selama 25 menit. Selama mengukus jangan dibuka-buka ya supaya tidak bantat.




Minggu, 30 September 2012

PIS KOPYOR

Assalamualaykum




Hari minggu kemarin untuk snack saya membuat Pis Kopyor. Ini adalah snack tradisional yang sederhana. Saya masih ingat ketika kecil dulu sering diajak ibu belanja ke pasar. Dan selalu minta jajan
Salah satu jajanan favorit saya adalah Pis Kopyor ini. Jaman dulu, pis kopyor terbuat dari kulit roti tawar yang keras, kemudian diberi kelapa muda dan santan. Kulit roti tawar yang dipakai sedikit sekali, hanya 2-4 iris, sehingga ketika bungkusnya dibuka akan terlihat kuah santan yang banyak. Tapi sekarang, pis kopyor dibuat dari roti tawar utuh, nggak cuma kulitnya aja. Akibatnya santan yang dituang jadi terserap ke dalam rotinya.

Terakhir saya menikmati pis kopyor ini ketika mudik berlebaran di Solo bulan Agustus yang lalu. Dan kemarin kepingin membuat sendiri. Pis kopyor ini enak dinikmati ketika dingin. Apalagi setelah dimasukkan dalam lemari es, hmmm...lebih nikmat. Apalagi dikudap ketika cuaca sedang panas. Satu bungkus nggak akan cukup .....!!





Bahan :
10 lembar roti tawar
1 bh kelapa muda, keruk daging buahnya
500 ml santan
150 gr gula pasir
2 buttir telur ayam, kocok lepas
1/2 sdt vanili
1/2 sdt garam
Daun pisang yang lebar, secukupnya

Cara membuat :
1. Potong/robek setiap lembar roti tawar menjadi 4 bagian. sisihkan.
2. Campur santan dan gula, aduk-aduk sampai gula larut. Masukkan telur, garam dan vanili, aduk rata.
3. Ambil daun pisang, beri 4 potong roti tawar dan beberapa iris kelapa muda. Siram dengan 2-3 sendok sayur adonan santan. Bungkus bentuk tum,semat dengan lidi.
4. Kukus dalam dandang panas selama 25 menit. Angkat, sajikan dalam kondisi dingin.



Jumat, 28 September 2012

PEPES ONCOM DAN IKAN ASIN

Assalamualaykum




Hari Kamis  yang lalu tabloid langgganan saya datang. Langsung deh saya buka sambil melihat-lihat macam-macam resep di dalamnya. Nggak disangka saya langsung merasa "tersangkut" di salah satu resepnya. Judul masakannya Pepes Oncom Ikan Asin.
Langsung mikir bahannya mudah didapat. Nggak usah ke pasar, nunggu tukang sayur lewat aja. Alhamdulillah, tadi pagi bahan yang dibutuhkan ada semua. Lha wong cuma oncom sama teri, ya jelas ada lah di tukang sayur.


Setelah matang, saya kaget sendiri. Ternyata oncom dibuat pepes enak juga. Ketika nulis resep ini saya sudah makan sepiring. Lha kok mendadak merasa lapar lagi ! Baru pertama kali ini saya masak oncom dipepes. Biasanya cuma dibuat sambal oncom aja. Pepes ini dimakan sama nasi anget, weleeeeehhh...enak banget. Hmmm...nikmeh deh... Seperti biasa resepnya sudah "didurhakai" ya,  alias nggak nurut aslinya, hehehe...





Bahan :
300 gr oncom
75 gr ikan teri ( saya tadi pake teri jengki)
1 butir kelapa agak muda, diparut
2 butir telur ayam
2  batang daun bawang, iris halus (ini tambahan dari saya)
garam, gula, merica bubuk secukupnya
Daun salam, dipotong-potong, secukupnya
Daun pisang secukupnya

Bumbu halus :
4 bh cabe merah keriting
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
6 bh cabe rawit merah atau hijau (saya nggak pake)

Cara membuat :
1. Haluskan oncom, campur dengam kelapa parut, ikan teri, telur, daun bawang dan bumbu halus. Beri garam, gula dan merica bubuk. Cek rasanya.
2. Ambil daun pisang, beri daun salam. letakkan 1-2 sdm adonan oncom. Bungkus bentuk lontong. Semat dengan lidi.
3. Kukus dalam dandang panas selama 30 menit sampai daun berubah warna. Angkat. Sajikan dengan nasi hangat.





Senin, 10 September 2012

NAGASARI WORTEL

Assalamualaykum



Alhamdulillah akhirnya selesai juga membuat resep untuk Monthly Event #14 grup Pawon Ibu di fb. Tantangan bulan ini adalah WORTEL. Seperti biasa pake acara bingung dulu sebelum mau bikin apa. Sempat terlintas pingin bikin ini dan itu.
Tapi di rumah ada stok daun pisang yang sudah mulai agak mengering ujung-ujungnya. Daripada dibuang, mending dimanfaatkan. Dan pilihan jatuh kepada pembuatan Nagasari Wortel.

Nagasari Wortel ini bahan pembuatannya sama seperti biasa memakai tepung beras, santan dan gula. Hanya saya tambahi wortel yang dikukus supaya tidak langu. Selain itu Nagasari ini dilengkapi dengan vla santan supaya tampil beda. Hasilnya, Alhamdulillah enak. Tetangga sebelah juga kebagian dan bilang enak. Senangnya.....

Tapi saya sedikit terkejut ketika sedang merebus adonannya. Adonan yang semula berwarna orange lama-lama berubah menjadi kuning. Laahhhh.... Mungkin karena dicampur dengan tepung beras yang berwarna putih sehingga warnanya berubah menjadi lebih terang. Pingin sih ditambahi pewarna orange tapi kok ragu-ragu, karena saya menginginkan warna aslinya saja yang tampil. Insya Allah kalo mencoba lagi wortelnya mau ditambahi aja, siapa tahu warnanya bisa lebih gonjreng....

Bahan vla :
200 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa
1/2 sdm tepung beras
1/4 sdt garam

Cara membuat :
1. Campur santan kental, tepung beras dan garam, aduk sampai licin. Nyalakan api, rebus sambil diaduk-aduk sampai mendidih dan meletup-letup. Matikan api. Sisihkan.

Bahan Nagasari
1 bh (100 gr) wortel, dikukus (saya pake wortel impor---> kepepet krn wortel lokal saya liat udah pada layu nggak ada yang seger)
400 ml santan sedang (sisa perasan santan kental )
100 gr tepung beras
2 sdm tepung tapioka
1/2 sdt garam
3 sdm gula pasir
1 batang vanila pod, belah, keruk isinya (bisa diganti vanili bubuk)
1 bh pisang tanduk ukuran besar, dikukus, potong-potong
Daun pandan, dipotong-potong
Daun pisang untuk membungkus.

Cara membuat :
1. Kupas wortel kukus kemudian dicampur sedikit santan dan diblender halus.
2. Dalam sebuah panci campur tepung beras, tapioka, garam dan gula pasir, tuangi sisa santan sambil diaduk menggunakan whisker sampai licin dan halus.
3. Masukkan wortel halus aduk rata. Jerang diatas api sambil diaduk menggunakan sendok kayu sampai kental dan liat. Matikan api.
4. Ambil daun pisang, letakkan 1 lbr daun pandan. dan 1 sdm adonan wortel. Letakkan sepotong pisang kukus diatasnya. Bungkus bentuk tum, semat dengan lidi.
5. Kukus dalam dandang panas selama 30 menit. Angkat dan dinginkan. Sajikan bersama dengan vla santan.

Kamis, 06 September 2012

KUE LAPIS BERAS

Assalamualaykum




Alhamdulillah akhirnya bikin juga kue lapis beras ini. Lapis ini pewarna birunya memakai kembang Teleng. Seperti biasa warnanya selalu jadi pucat bila memakai pewarna alami. Supaya tidak terlalu pucat lapisan paling atas saya beri pewarna pink supaya keliatan manis gitu, hehehe....


Bahan :
1 liter santan dari 1 butir kelapa
5 lbr daun jeruk, robek-robek
150 gr tepung beras
50 gr tepung tapioka/kanji/aci
175 gr gula pasir
1/2 sdt garam
2 sdm air kembang teleng ( 8 bh kembang teleng+2 sdm air, diremas-remas, saring )
1-2 tetes pewarna pink

Cara membuat :
1. Rebus santan dan daun jeruk sampai mendidih sambil diaduk-aduk supaya tidak pecah. Angkat. dinginkan.
2. Siapakan cetakan ukuran 18x18x7 cm, lapisi plastik tahan panas, olesi minyak. Panaskan dandang sampai airnya mendidih.
3. Dalam wadah, campur tepung beras, tapioka, gula dan garam aduk rata. Tuangi santan sambil diaduk sampai rata dan licin.
4. Bagi menjadi 2 bagian. Satu bagian beri air kembang teleng, satu bagian biarkan berwarna putih.
5. Tuang 125 ml adonan putih ke dalam loyang, kukus selama 5 menit. Tuangkan 125 ml warna biru, kukus 5 menit. Lakukan terus secara bergantian sampai adonan habis. Untuk lapisan paling atas, beri warna pink. setelah lapisan terakhir dituang, kukus selama 15 menit.
6. Setelah matang dinginkan kue. keluarkan dari loyang, potong potong.

Senin, 03 September 2012

BROWNIES KUKUS SEHAT


Assalamualaykum


Biarpun lagi puasa tetep aja kangen bikin kue. Kali ini korbannya si brownies. Brownies ini saya dapat di grup Kuliner Enak-Sehat-Alami yang dipawangi Pak Wied Harry (http://www.facebook.com/groups/172601936151172/permalink/330466177031413/ ).
Brownies yang diklaim sehat karena tidak menggunakan terigu (non gluten), dan lemaknya hanya menggunakan minyak goreng. Tepung yang digunakan adalah tepung beras campur dan tidak menggunakan bahan pengembang sintetis seperti soda kue, baking powder atau emulsifier.

Kunci supaya kue bisa mengembang dan tidak bantat adalah pada saat mengocok telur dan gula sampai kental dan kaku. Bila mixer diangkat adonan akan sulit jatuh. Setelah terigu masuk, adonan diaduk dengan teknik aduk balik supaya udara yang terperangkap tidak keluar lagi. Ini resepnya...

Bahan :
3 butir telur
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam halus
60 gr tepung beras campur*
40 gr coklat bubuk
50 ml minyak goreng

Cara membuat :
1. Siapkan loyang ukuran 18x18cm. Alasi dasarnya dengan kertas roti dan olesi minyak goreng di semua bagian. Panaskan kukusan dengan api kecil.
2. Kocok telur, gula dan garam sampai putih, mengembang, kental dan kaku selama 15 menit. Bila baling baling mixer diangkat adonan akan sulit jatuh.
3. Masukkan tepung beras campur dan coklat bubuk dengan cara diayak, dalam 3 tahap. Setelah tepung masuk aduk balik dengan spatulla sampai rata.
4. Masukkan minyak goreng, aduk balik lagi sampai rata.
5. Tuangkan ke dalam loyang. Kukus dengan api sedang selama 30 menit. Jangan lupa alasi tutupnya dengan serbet supaya air tidak menetes ke bawah (saya tadi lupa nggak dialasi serbet, permukaan kue jadi bolong-bolong karena ketetesan air).
6. Setelah matang angkat kue, biarkan hangat. Balik kue, kelupas kertas rotinya, balik lagi dan potong-potong. Sajikan.

Note :
* Tepung beras campur dibuat dari 7 bagian tepung beras, 2 bagian tepung kanji/tapioka, 1 bagian tepung maizena. Misalnya akan membuat stok tepung sebanyak 1 kg, membutuhkan 700 gr tepung beras, 200 gr tepung kanji dan 100 gr tepung maizena. Campur sampai rata dan simpan dalam toples rapat.