Tampilkan postingan dengan label coklat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coklat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Juni 2013

Cake Marmer Jadul

Assalamualaykum


Jika ingat ketika masih belajar bikin kue waktu kelas 5 SD, ini merupakan kue yang pertama kali saya pelajari. Bahkan ketika SMP ada pelajaran PKK yang mengharuskan praktek membuat kue.
Dalam satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. Dan kelompok saya membuat cake marmer. Dua minggu sebelum dimulai kami kumpul di rumah teman untuk pemanasan. Kebetulan ibu teman saya ini pintar bikin kue dan masak memasak. Saya ditugasi bawa mixer dan dengan senang hati saya gotong ke sana. Pada waktu inilah saya melihat praktek bikin kue secara live setelah sebelumnya hanya belajar otodidak dari majalah atau tabloid dan hasilnya tidak pasti, kadang sukses kadang bantat. Ibu teman saya ini menerangkan dengan detail dan teliti step by step proses pengocokan dan cara menuang bahan ke dalam adonan. Waktu itu sekitar tahun 1989-1990 dan belum ada cake emulsifier (mungkin sudah ada tapi masih jarang yang tau) dan pengembangnya hanya menggunakan sejumput soda kue. Setelah jadi betapa senangnya, karena akhirnya bisa bikin kue yang empuk dan menul-menul. Satu hari sebelum hari H saya mengusulkan untuk menambahkan hiasan berupa buttercream untuk mempercantik kue. Alhamdulillah usul saya diterima. Keesokan harinya ketika membuat kue lancar-lancar saja. Masalah sedikit muncul ketika waktunya menghias menggunakan buttercream dan spuit. Dari semua anggota tidak ada satupun yang lihai menyemprotkan buttercream. Berhubung saya yang usul akhirnya saya 'ketiban sampur" untuk menghiasnya. Alamaaaaakkkk...jujur aja saya langsung nervous karena belum pernah melakukannya. Saya hanya pernah membuat kue semprit. Bermodal pengalaman itulah saya membuat motif swirl diatas potongan kue yang sudah jadi. Setelah dihias secantik cantiknya (menurut penilaian kami lho) kue ini langsung dibawa ke kantor guru untuk dinilai. Nilai baru akan keluar di awal minggu karena kuenya dibuat Sabtu siang. Setelah ditunggu akhirnya nilai dibagikan dan kelompok kami mendapat nilai 8,5. Yeayyyy.....senangnyaaaaaa. Kata guru PKK kelompok kami mendapat tambahan nilai dibandingkan kelompok yang lain karena dari penampilan terlihat menggiurkan. Buttercreamnya membuat penampilannya jadi lebih cantik daripada kelompok lain. Setelah ada tugas bikin kue itulah saya jadi lihay bikin kue di rumah dan hasilnya disukai alm bapak karena bapak suka dengan kue homemade.

Setelah cerita tentang cake marmer jadul, saya pernah melihat ada yang posting juga. Beberapa waktu yang lalu mbak Nien Ing membuat Cake Marmer Jadul. Cantik deh picnya. Resep ini berasal dari Pak Sahak. Siapa sih yang nggak tau Pak Sahak ? Resep beliau selalu yahud dan banyak dijadikan andalan para bakul kue. Proses pembuatannya mudah karena semua bahan kecuali margarin dan minyak sayur dikocok jadi satu. Setelah kental dan rata barulah kedua bahan tadi dimasukkan. Tapi resep saya nanti dibuat dengan metode sponge cake seperti umumnya ya. Karena mixer saya kapasitasnya kecil jadi nggak berani pake sistem all in one. Selain itu saya hanya pake setengah resep yang menggunakan 5 butir telur. Motif marmernya juga pake coklat bubuk yang diberi air panas. Jadi judulnya kue ini adalah kue nostalgia buat saya.


Bahan :
5 butir telur utuh
125 gr gula pasir
10 gr emulsifier (saya pake 1/2 sdt SP)
150 gr tepung terigu
15 gr susu bubuk
15 gr tepung maizena
100 gr margarin cair
50 gr minyak sayur
1 sdm coklat bubuk
1-2 sdm air panas
1 sdt pasta coklat

Cara membuat :
1. Siapkan loyang bentuk ring diameter 20 cm, olesi margarin dan taburi sedikit tepung. Panaskan oven dengan suhu 180°C.
2. Kocok telur, gula dan SP dengan speed tinggi sampai kental dan mengembang selama 10 menit. Tidak perlu sampai berjejak ya.
3. Masukkan ayakan terigu, susu bubuk dan maizena, kocok dengan speed rendah sampai rata. Matikan mixer.
4. Masukkan campuran margarin cair dan minyak sayur, aduk balik menggunakan spatula.
5. Dalam sebuah mangkuk campur coklat bubuk dan air panas sampai berbentuk pasta. Tuangi adonan sebanyak 2 sendok sayur, aduk rata. Masukkan pasta coklat.
6. Tuang adonan putih ke dalam loyang. Masukkan adonan coklat di beberapa tempat secara acak. Bentuk motif marmer menggunakan lidi/garpu.
7. Panggang dalam oven selama 45 menit. Lakukan test tusuk. Setelah matang segera keluarkan dari loyang supaya kue tidak menciut.



Kamis, 06 Juni 2013

Roti Pisang Coklat Keju

Assalamualaykum


Suatu saat di awal tahun 2011 saya browsing di internet dan kesasar di blognya Florence. Tertarik dengan aneka resep yang ada di dalamnya.
Tanpa sengaja saya membaca sebuah resep roti/bread yang menggunakan Tangzhong (water roux). Untuk pertama kali itulah saya dengar kata tangzhong. Tangzhong adalah suatu adonan tepung dan air yang dipanaskan di atas api kecil sampai mendidih dan mengental. Tangzhong ini kemudian didinginkan dan dicampur dengan bahan roti. Fungsinya untuk melembutkan adonan roti/bread. Terhenyak saya membacanya karena selama ini saya selalu berusaha mencari pelembut roti yang alami. Jika membuat roti saya selalu pake bread improver. Tidak disangka orang Cina sudah menggunakannya selama puluhan tahun. Tanpa pikir panjang saya segera mempraktekkan resep yang saya dapat ini dan hasilnya membuat saya surprise. Ternyata adonan rotinya memang sangat lembut. Dan tidak terlalu berat untuk diuleni karena adonan jadi lebih lunak (itu menurut saya ya). Setelah sukses menaklukkan roti dengan metode tangzhong saya selalu membuat roti sobek, bun, pizza atau roti yang lain dengan adonan ini. Sayang di bulan Oktober 2011 saya terkena rematik yang membuat saya harus "berpisah" dengan tangzhong karena badan tidak kuat nguleni adonan.

Sekarang ini kondisi saya sudah lebih baik dan merasa kuat untuk menguleni lagi. Sebagai korban pertama saya membuat roti pisang coklat keju. Ini karena ketika mudik bulan lalu saya dibelikan roti piscok keju di sebuah bakery oleh adik saya. Rasanya masya Allah enak banget. Kelezatannya masih terbayang-bayang meskipun saya sudah kembali di Ciledug. Oleh karena itulah saya berniat banget membuatnya. Hasilnya Alhamdulillah enak. Empuk dan lembut sesuai yang saya inginkan.

Adonan di bawah nanti tidak pake telur ya dan sudah dimodif sesuai keinginan saya. Sengaja tidak pakai telur karena ingin membandingkan saja. Dulu saya selalu pakai telur meski menggunakan metode tangzhong. Setelah matang hasilnya tidak terlalu berbeda dengan pake telur. Tetap saja lembut dan empuk. Jadi kalo kehabisan telur nggak usah panik deh. Eh tapi kan tetap butuh telur untuk olesan kan ? hehe...iya ya lupa eike. Untuk pisangnya saya menggunakan pisang uli yang ditumis sebentar dengan mentega/margarin. Dan coklatnya pake DCC yang diserut. Ketika dioven coklatnya sampai meleleh keluar, duuuuhhh bikin ngeces deh....

Untuk pic,  hasilnya membuat saya sedikit kaget karena agak blur. Semalam saya habis utak-atik seting kamera dan lupa diseting lagi. Huwaaaa....Dari sekian banyak jepretan hanya pic paling atas yang tajam dan bagus. Lainnya blur semua. Udah deh insya Allah lain waktu jeprat-jepret lagi buat obat kecewa hari ini.


Bahan :
Tangzhong (water roux) :
25 gr tepung terigu protein tinggi
125 ml air dingin suhu ruang

Bahan utama :
1,5 sdm ragi instan
50 ml air hangat
1 sdt gula pasir
200 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr tepung terigu protein sedang
50 gr gula pasir
2 sdm susu bubuk
1 resep adonan tangzhong
3-5 sdm air dingin suhu ruang (gunakan jika diperlukan)
50 gr mentega/margarin
1/2 sdt garam halus

Isi :
10 bh pisang uli/raja, tumis sebentar menggunakan mentega/margarin
Dark cooking Chocolate, serut kasar
Keju cheddar, diparut

Olesan :
1 kuning telur, kocok lepas
1 sdm susu cair
mentega/margarin secukupnya

Cara membuat :
1. Tangzhong : dalam sebuah panci kecil letakkan terigu kemudian tuangi dengan air sambil diaduk menggunakan whisker sampai licin dan halus.
2. Nyalakan api  kecil dan aduk-aduk adonan sampai mengental. Begitu mendidih dan meletup letup kecil segera matikan api dan dinginkan.
3. Sementara itu dalam sebuah mangkuk campur ragi instan, air hangat dan gula pasir, aduk rata. Letakkan di tempat hangat selama 15 menit sampai berbuih.
4. Dalam sebuah wadah besar campur kedua macam tepung, gula pasir dan susu bubuk, aduk rata. Masukkan adonan tangzhong dan larutan ragi, uleni sampai rata. Jika selama diuleni tepung terasa kering tambahkan air sedikit demi sedikit, sesendok demi sesendok sampai terasa lembab. Tapi jika terlalu lembek tambahkan tepung sedikit demi sedikit.
5. Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai adonan menjadi kalis, kurleb 15-20 menit. Bulatkan adonan dan tutup menggunakan serbet lembab. Letakkan di tempat hangat sampai mengembang 2x lipat selama 1 jam. Siapkan loyang datar beroles mentega.
6. Kempiskan adonan dan bagi menjadi 10 bagian. Tipiskan masing -masing bagian berbentuk oval kemudian beri DCC dan pisang, gulung sampai setengah bagian. Setengah bagian adonan dikerat menggunakan pisau tajam. Lanjutkan menggulung sampai di ujung adonan. Letakkan di atas loyang dan lakukan sampai adonan habis. Fermentasikan kembali di tempat hangat selama 90 menit.
7. Duapuluh menit sebelum fermentasi berakhir panaskan oven dengan suhu 200° C. Olesi permukaan roti dengan campuran kuning telur dan susu sampai rata. Taburi dengan keju. Panggang selama 15 menit sampai berwarna kuning kecoklatan. Setelah dikeluarkan dari oven segera olesi dengan mentega supaya tidak kering.




Rabu, 29 Mei 2013

Rich Marble Chocolate Cake

Assalamualaykum


Alhamdulillah bisa baking lagi deh. Apa kabar teman ? Semoga semuanya sehat dan bahagia ya.
Setelah lebih kurang sebulan lamanya kena anemia, sekarang saya sudah lebih baik. Lama amat ya penyembuhannya. Baru kali ini saya kena anemia sedemikian lama. Dulu waktu masih ABG, kalo anemia gini paling seminggu udah sembuh. Mungkin karena saya terlalu capek sampai level parah, sehingga anemianya juga agak berat. Jika kambuh serasa ingin pingsan aja. Berdiripun tidak kuat. Bahkan ketika tidurpun kepala tetap berasa pusing, serasa ingin jatuh dari tempat tidur, hehe...

Sekian lama absen di dapur (lebih banyak jajannya) saya sudah dalam taraf sakau baking. Ketika BW ke blog teman dan melihat update resep baru, haduuuuhhh rasanya sengsara buanget nggak bisa baking. Hati udah nggak kuat kalo liat stok bahan kue di lemari. Akhirnya liat daftar bookmark resep yang mau dieksekusi. Pilihan jatuh ke Rich Marble Chocolate Cake di blognya Ayu, Singapore. Ngiler liat corak zebranya, apalagi liat komposisi resepnya yang menggunakan DCC cukup banyak tapi irit telur. Wah nggak tahan deh kalo nggak segera dibuat. Resep asli menggunakan self raising flour, tapi karena nggak punya saya pake tepung terigu serbaguna dan baking powder. Hasilnya.....huueenak sodara-sodara ! Makasih banyak buat Ayu yang telah sharing resep enak ini. Coklatnya berasa nendang, sedikit pait khas DCC. Buat saya pait DCC membuat cake terasa lebih nikmat. Menteganya juga wangi. Barusan saya belanja di tukang sayur dan saya beri beberapa potong yang masih hangat. Dia bilang, "Bu, kuenya enak banget". Alhamdulillah.....Yuk dibuat yuuuukkkk....

Bahan :
125 gr Dark Cooking Chocolate, tim sampai meleleh
125 gr mentega/margarin
100 gr gula pasir
2 butir telur ayam, kocok lepas
1/2 sdt vanili bubuk
150 gr tepung terigu serbaguna/protein sedang
1/4 sdt baking powder
80 ml susu cair

Cara membuat :
1. Siapkan loyang bulat diameter 18-20 cm, alasi kertas roti dan olesi margarin. Panaskan oven dengan suhu 180°C.
2. Kocok mentega/margarin dan gula pasir menggunakan speed tinggi sampai pucat dan ringan.
3. Masukkan telur dan vanili, kocok lagi sampai rata.
4. Masukkan terigu yang telah diayak bersama dengan baking powder, berselang seling dengan susu cair, sambil dikocok dengan speed rendah sampai rata. Adonan yang terbentuk sangat kental ya.
5. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Satu bagian campur dengan DCC leleh dan satu bagian biarkan putih/plain.
6. Masukkan 1 sendok sayur adonan putih tepat di tengah loyang. Tuangkan 1 sendok sayur adonan coklat di atasnya. Tuangkan lagi 1 sendok adonan putih, kemudian adonan coklat. Lakukan terus sampai adonan habis. Hentakkan loyang beberapa kali supaya permukaan adonan agak rata.
7. Panggang selama 45-50 menit sampai permukaan kue jadi matang. Lakukan tes tusuk. Keluarkan dari oven, balik dan dinginkan.



Senin, 01 April 2013

Cake Coklat Keju

Assalamualaykum


Sudah lama ingin mengeksekusi keju quick melt yang nangkring di dalam kulkas. Tapi karena terkendala sakit thypus, akhirnya harus tertunda sampai beberapa minggu.
Takut jika sampai kadaluarsa. Akhirnya kemarin sore dibikin juga si keju ini. Bikin yang mudah aja yaitu sponge cake. Setelah adonan jadi dan masuk ke dalam oven lega deh. Setengah jam kemudian dicek. Lho, kok masih segitu gitu aja ? Kenapa nggak naik tinggi si kue ini ? Langsung buka oven dan loyang ditarik keluar. Lho, kok anget ??? Ternyata gasnya habis !! Waaaa...langsung panik buru buru ganti tabung gasnya. Tapi berhubung loyang sudah tidak panas, pemanggangan tidak saya lanjutkan. Kenapa ? Karena bagian pinggir kue sudah mulai mengering sementara bagian tengah masih cair. Jika dilanjutkan dioven, saya khawatir bagian pinggir akan lebih kering dan keras. Akhirnya naikin kukusan ke atas kompor dan kue pun dikukus. Dua puluh menit kemudian dicek, ternyata kue bisa mengembang dan ketika dites tusuk, tidak lengket. Alhamdulillah. Tapi itupun belum lega. Setelah dikeluarkan dari loyang buru buru dipotong sedikit untuk memastikan tidak bantat. Hasilnya ?? Well done !! Huuuffftttt....baru benar-benar lega.

Setelah matang, tadi pagi ingin dipotret. Tapi virus malas mulai menyerang. Agak ragu antara dipotret atau tidak. Akhirnya yaaa....dipotret juga setelah sholat dhuhur, meskipun agak ogah ogahan. Setelah di beri watermark langsung ingin posting. Giliran nulis entri, malah bingung nulis resepnya. Mau dioven atau dikukus ya proses pematangannya. Masak mau ditulis kedua duanya ?? Ntar pembaca jadi refot deh kalo mau praktek.  Dikukus aja deh untuk resepnya. Tapi kalo mau dioven juga boleh, wong pada awalnya memang ingin dioven kok. Kue ini tipe yang mudah dibuat. Dibikin agak padat dengan tujuan supaya keju tidak cepat tenggelam ke dasar loyang. Setelah adonan coklat dituang ke dalam loyang, taburi dengan keju quick melt. Ketika dioven/dikukus, kue akan mengembang dan keju akan tenggelam ke tengah kue. Gimana rasanya setelah matang ? Hmm...nyam nyam deh. Coklat sama keju gitu loh...


Bahan :
4 butir telur
100 gr gula pasir
150 gr tepung terigu
1/4 sdt soda kue
100 gr mentega/margarin cair
100 gr coklat blok warna gelap, tim sampai meleleh
125 gr keju quick melt, potong-potong/ parut kasar

Cara membuat :
1. Siapkan loyang ukuran 18x18 cm, alasi kertas roti, olesi margarin. Panaskan kukusan.
2. Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang, putih, kaku dan berjejak selama 20 menit.
3. Masukkan terigu dan soda kue sedikit demi sedikit sambil aduk balik sampai rata. Tuangkan mentega cair, aduk balik sampai rata. Masukkan coklat leleh, aduk sampai rata.
4. Tuang ke dalam loyang dan taburi permukaannya dengan keju quick melt.
5. Kukus selama 30 menit dengan api sedang kemudian lakukan tes tusuk. Keluarkan dari kukusan.




Kamis, 14 Maret 2013

Cake Coklat Kukus Tanpa Telur

Assalamualaykum


Alhamdulillah akhirnya berhasil juga saya menaklukkan cake kukus tanpa telur. Resep ini adalah milik Dayang Jack. Tapi sudah tersebar luas di blog teman-teman Malaysia. Kemarin ketika saya buka linknya, ternyata tidak ada. Sepertinya sudah ditutup oleh pemiliknya. Akhirnya saya memakai resep dari Secubit Garam.

Ini keempat kalinya saya membuat kue ini. Percobaan pertama sampai ketiga sukses bantat. Awalnya saya tidak tau kesalahan saya dimana karena resep ini saya ikuti dengan hati-hati. Percobaan pertama gagal, saya cuek aja dan berpikir belum beruntung. Ntar lain waktu dicoba lagi. Percobaan kedua gagal kembali. Mulai deh rasanya terusik, karena cake ini gampang banget bikinnya. Dulu pernah bikin cake tanpa telur tapi dioven, langsung sukses tanpa bantat-bantatan segala. Percobaan ketiga, lha kok bantat lagi ! Sempat bingung dan agak sebel melihat hasil kuenya. Mana diledek hubby lagi. Katanya jago bikin kue kok bantat mulu. Waaaa....panaaaaaassss rasanya. Mulai deh berpikir dan menyelidiki kesalahan yang saya lakukan. Setelah saya baca resepnya, saya memperkirakan kesalahan ada pada takaran cairannya. Di resep disebutkan menggunakan cawan (cup) dan saya setarakan dengan 250ml per cup. Adonan yang dihasilkan memang encer sekali. Dan kemarin takaran cairan saya kurangi dari 250 ml menjadi 200 ml saja. Hasilnya, sukses....Memang ya, kalo baca resep yang menggunakan ukuran cup/cawan kadang bikin senewen (takut gagal) karena ukuran cup setiap negara bisa berbeda. Dengan cup yang sama pun jika dikonversikan ke gram bisa berbeda angkanya.

Resep kue ini menggunakan pengembang yang agak banyak karena tidak menggunakan telur. Sempat agak takut menggunakan pengembang yang rada banyak menurut ukuran saya. Akhirnya saya siasati untuk menggunakan baking powder double acting supaya irit bahan pengembang. Soda kuepun saya kurangi setengahnya. Kue yang dihasilkan tetap spongy, lembab dan legit. Makan kue inipun tidak saya kunyah. Setelah digigit langsung diemut aja, hmmmm....terasa legitnya....Apalagi jika sudah menginap semalam akan terasa lebih moist dan sedap.

Untuk Dayang Jack dan Kak Nor Secubit Garam, terimakasih tuk resepnya....

Resep di bawah ini sudah saya sesuaikan dengan selera saya ya....

Bahan :
75 gr coklat bubuk warna gelap
150 gr gula palem
100 ml susu kental manis putih/coklat
350 ml susu cair
100 ml minyak goreng
1/2 sdt vanili bubuk
secubit garam
125 gr tepung terigu
2 sdt baking powder (saya pake 1 sdt BP Double Acting)
1 sdt soda kue (saya pake 1/2 sdt soda kue)
1 sdm air cuka/air jeruk nipis/lemon

Cara membuat :
1. Dalam sebuah panci campur jadi satu coklat bubuk, gula palem, susu kental manis, susu cair, minyak goreng, vanili dan garam. Rebus menggunakan api kecil sampai gula larut, tidak perlu mendidih, asal gula sudah larut sudah cukup. Matikan api dan biarkan hangat/suam kuku.
2. Panaskan kukusan sampai airnya mendidih. Siapkan loyang bulat diameter 18 cm, alasi kertas roti dan olesi minyak goreng. Sisihkan.
3. Dalam sebuah baskom ayak terigu, baking powder dan soda kue sampai rata.
4. Tuangi larutan coklat hangat sambil diaduk menggunakan whisker sampai rata dan licin. Adonan jangan sampai berbutir-butir ya. Hasilnya adonan yang agak encer.
5. Masukkan cuka/air jeruk nipis. Adonan akan berbuih. Aduk cepat sampai rata.
6. Selagi berbuih, tuang ke dalam loyang. Kukus menggunakan api sedang selama 45-60 menit. Tutup loyang menggunakan alumunium foil atau alasi kukusan dengan serbet supaya tidak ketetesan uap air. Setelah matang, matikan apinya dan biarkan kue didalam loyang selama 10 menit. Keluarkan dari loyang dan dinginkan. Potong kue dan sajikan.





Selasa, 05 Maret 2013

Marble Banana Bread

Assalamualaykum


Alhamdulillah, puji syukur pada Allah-lah yang pertama kali wajib saya ucapkan ketika saya masih diberi kesempatan menulis disini lagi. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih buat semua teman, baik sesama blogger maupun di fb yang telah mendoakan saya supaya segera sembuh dan bisa mengudara disini lagi. Love you all guys, mmmuuaahhhh...
Setelah vakum beberapa saat karena sakit thypus dan harus bedrest total, sekarang saya mulai pulih kembali. Meskipun begitu saya masih harus banyak beristirahat untuk menjaga kondisi badan agar-benar-benar kembali fit. Paling tidak sampai 10-15 hari ke depan. Benar-benar waktu yang cukup lama buat saya untuk belajar sabar. Kalo dirasakan sebenarnya badan sudah enak dan enteng. Tapi hari minggu kemarin ketika saya melihat rumah sedikit berantakan dan berdebu karena kurang tersentuh tangan wanita (taelah....), tangan ini langsung merasa gatal. Akhirnya nekat pegang sapu dan pel untuk membersihkan rumah. Setelah itu masih dilanjut membersihkan kamar mandi dan setrika baju karena merasa sudah kuat. Keesokan harinya barulah terasa efeknya. Setelah shalat shubuh, badan terasa kedinginan, gemetar dan perut mual kembali. Akhirnya harus bedrest total lagi. Untunglah hal itu hanya berlangsung sehari. Keesokan harinya badan sudah pulih, tapi nggak mau kalap ngerjain PR lagi (rasain loe....).

Dan selama saya sakit thypus, di rumah selalu tersedia pisang ambon favorit saya untuk ganjal perut supaya nggak kosong (karena ketika sakit saya harus makan bubur dan nasi yang lembek, yang berakibat pada kelaparan berat dan badan lemas). Tiap hari makan pisang ambon tanpa pernah absen sedikitpun. Setelah 2 minggu makan pisang melulu, barulah merasa bosan. Bahkan orang rumah mblenger juga tiap hari liat pisang. Karena khawatir rusak, mulai kepikiran untuk diolah. Bikin yang mudah aja, sekalian ngabisin stok bahan kue yang ada sebelum kadaluwarsa. Kue ini saya adaptasi dari Choco Banana Bead. Penggunaan pisang dan mentega/margarin saya tambah. Selain itu ditambah kacang mede pula. Tapi gulanya saya kurangi supaya tidak terlalu manis karena memakai pisang yang banyak. Kue ini saya jadikan 2 loyang. Yang satu loyang loaf bergerigi dengan ukuran 8x21 cm dan satunya lagi menggunakan loyang balmoral (setengah lingkaran) dengan ukuran 10x21 cm. Hasilnya kue dengan wangi pisang yang nonjok dan legit tapi sedikit padat.

Bahan :
250 gr terigu protein sedang
125 gr gula palem
1 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt garam halus
75 gr mentega tawar (margarin)
6 bh (300 gr) pisang ambon, haluskan
2 butir telur ayam, kocok lepas
125 ml susu cair
2 sdm coklat bubuk, larutkan dalam 1-2 sdm air panas
50 gr choco chips
50 gr kacang mede cincang kasar

Cara membuat :
1. Siapkan 1 buah loyang loaf bergerigi ukuran 8x21cm, dan 1 bh loyang setengah lingkaran dengan ukuran 10x21 cm, olesi margarin dan taburi dengan sedikit tepung. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat C.
2. Dalam sebuah baskom campur terigu, gula palem, baking powder, soda kue dan garam, aduk rata.
3. Masukkan mentega, aduk menggunakan ballon whisk sampai rata.
4. Masukkan pisang halus, aduk rata. Masukkan telur, aduk rata.
5. Menyusul susu cair, aduk rata. Adonan yang terbentuk sangat kental ya.
6. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Campur satu bagian dengan larutan coklat, dan kacang mede. Satu bagian biarkan warna plain dan beri choco chips. Tuang adonan plain dan coklat secara selang-seling ke dalam loyang.
7. Panggang dalam oven selama 45-50 menit. Jangan lakukan tes tusuk ya karena kue akan tetap lengket di tusuk sate. Pisang yang terkandung didalamnya membuat lembab/moist. Angkat dari oven. Setelah dingin keluarkan dari loyang, potong dan sajikan.




hasil picnya agak blur karena pegang kameranya gemetaran, hehe...


Rabu, 13 Februari 2013

Brownies Kukus Kentang

Assalamualaykum


Hai apa kabar semua ? Agak lama ya saya tidak update resep baru, hehe...Maaf ya, beberapa hari terakhir sakit maag/lambung saya kambuh. Jika kambuh badan rasanya sampai meriang, panas dingin dan uluhati nyeri setengah mati. Hari ini Alhamdulillah sudah agak mendingan setelah minum obat herbal. Semoga bisa lebih baik sehingga bisa lebih sering update resep baru.
Semalam saya bikin Brownies Kukus Kentang nih. Resepnya saya adopsi dari Brownies Kukus Sehat. Hasilnya ? Lebih nyoklat dan lembab, karena saya pake Dark Cooking Coklat dan kentang kukus. Dah lama sebenarnya pingin memodifikasi resep ini, tapi baru kesampaian hari ini.

Pada entri hari ini menurut saya,  hasil fotonya kurang maksimal karena mendung gelap sejak pagi hari. Sering sekali hal ini terjadi. Setelah bikin kue, saya berencana motret dengan properti ini dan itu dan ingin menghasilkan foto yang lebih baik dari kemarin-kemarin. Tapi apa daya jika pemotret amatir seperti saya yang hanya mengandalkan sinar matahari, ternyata cahaya yang mutlak dibutuhkan malah meredup dan mengakibatkan kurang sinar pada obyeknya. Huffffftttt....(malah curhat).

Sebelum berkepanjangan curhatnya, mending dibikin yuk browniesnya...
Sekalian juga entri ini untuk setoran di Klub Masak Bareng Yuuk yang bertema tentang umbi (eh umbi apa ubi ya, karena di sana tertulis ada ubi kentang, ubi putih, ubi ungu dll)


Bahan :
250 gr kentang
125 gr dark cooking chocolate (DCC)
100 ml minyak goreng
3 butir telur
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam halus
75 gr tepung beras campur*
40 gr coklat bubuk
2 sdm susu bubuk
1/4 sdt baking powder
50 gr kismis, rendam air panas sampai mengembang, peras dan cincang kasar

Cara membuat :
1. Kukus kentang sampai empuk dan matang. Selagi panas, haluskan dan dinginkan  Tim DCC sampai meleleh dan campur dengan minyak goreng. Dinginkan.
2. Siapkan loyang ukuran 18x18cm. Alasi dasarnya dengan kertas roti dan olesi minyak goreng di semua bagian. Panaskan kukusan dengan api kecil.
3. Kocok telur, gula dan garam sampai putih, mengembang, kental dan kaku selama 15 menit. Bila baling baling mixer diangkat adonan akan sulit jatuh.
4. Masukkan tepung beras campur, coklat bubuk, susu bubuk dan baking powder dengan cara diayak, dalam 2 tahap. Setelah tepung masuk aduk balik dengan spatulla sampai rata.
5. Masukkan kentang halus , aduk rata. Menyusul larutan coklat dan minyak goreng, aduk balik lagi sampai rata. Terakhir masukkan sebagian kismis, aduk rata
6. Tuangkan ke dalam loyang. Taburi sisa kismis. Kukus dengan api sedang selama 30 menit. Jangan lupa alasi tutupnya dengan serbet supaya air tidak menetes ke bawah.
7. Setelah matang angkat kue, biarkan hangat. Balik kue, kelupas kertas rotinya, balik lagi dan potong-potong. Sajikan.

Note :
* Tepung beras campur dibuat dari 7 bagian tepung beras, 2 bagian tepung kanji/tapioka, 1 bagian tepung maizena. Misalnya akan membuat stok tepung sebanyak 1 kg, membutuhkan 700 gr tepung beras, 200 gr tepung kanji dan 100 gr tepung maizena. Campur sampai rata dan simpan dalam toples rapat.






Senin, 04 Februari 2013

MARBLE BUTTERCAKE

Assalamualaykum


Sebelum saya menulis entri, ijinkan saya mohon maaf kepada segenap pengunjung Dapur Manis. Lebih dari seminggu saya tidak mengupdate resep baru.
Hal ini disebabkan saya harus beristirahat dari depan komputer karena penglihatan saya yang sedang terganggu. Sakit rasanya jika berada di depan komputer biarpun hanya setengah jam. Keadaan ini sudah berlangsung sejak bulan Januari yang lalu. Tapi saya memaksakan diri untuk sering online hampir setiap hari. Akibatnya mata semakin terasa sakit dan saya tidak tahan. Mau tidak mau harus rehat total dari depan kompi. Hari ini Alhamdulillah sudah agak mendingan rasanya. Tapi jika mata mulai terasa berdenyut-denyut lagi, itu pertanda harus segera off. Selain itu saya ucapkan beribu terimkasih yang tak terkira tuk pengunjung Dapur Manis yang masih sudi bertandang ke sini. Bahkan follower makin bertambah biarpun yang empunya sedang tidak aktif.

Ok, kembali ke tujuan semula untuk sharing resep baru. Marble Buttercake ini sebenarnya permintaan seorang teman fb yang menginginkan resep buttercake (mohon maaf ya jika tertunda sekian lama). Jika membuat buttercake saya kembali teringat masa ketika belajar buat kue. Buttercake ini adalah jenis cake kedua yang saya pelajari setelah berulangkali gagal (baca : selalu bantet) membuat spongecake. Begitu sukses membuat buttercake, wow takjub melihat hasilnya...akhirnya bisa juga saya bikin kue, begitu pikir saya ketika itu. Tapi sayang waktu itu kurang disukai orang rumah. Mungkin karena terasa lebih "berat" daripada spongecake ya sehingga kurang diminati.

Untuk resep ini saya menggunakan metode putih telur yang dikocok kaku. Hasilnya memang lebih lembut jika dibandingkan dengan telur yang dimasukkan bersamaan, baik putih dan kuningnya. Sedangkan motif marble/marmer saya mengunakan coklat bubuk yang dicampur sedikit air panas sampai menjadi pasta kental. Gunakan mentega/margarin yang berkualitas untuk hasil terbaik. Jika menggunakan bahan berkualitas, hmmm...wangi deh hasilnya biarpun tidak pakai vanilla.

Bahan :
2 butir putih telur, kocok kaku
125 gr mentega/margarin
100 gr gula halus
2 butir kuning telur
100 gr tepung terigu
1/4 sdt baking powder
1 sdm (munjung) tepung maizena
60 ml susu cair
1 sdm coklat bubuk
1 sdm air panas

Cara membuat :
1. Siapkan loyang ukuran 18x18cm, alasi kertas roti, olesi margarin. Taburi sedikit terigu. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat C.
2. Kocok mentega dan gula halus sampai berwarna pucat dan ringan.
3. Masukkan kuning telur, kocok sampai rata dan mengembang.
4. Masukkan campuran terigu, baking powder dan maizena serta susu cair secara bergantian, sambil dikocok dengan speed rendah sampai rata.
5. Masukkan putih telur kocok, aduk balik menggunakan spatula sampai rata.
6 .Ambil 2 sendok sayur adonan, beri larutan coklat+air panas, aduk rata.
7. Tuangkan adonan putih ke dalam loyang, ratakan. Tuangkan juga adonan warna coklat diatasnya. Gunakan tusuk sate/garpu untuk membentuk motif marble/marmer.
8. Panggang dalam oven selama 30 menit sampai matang. Lakukan tes tusuk.


Jumat, 11 Januari 2013

BROWNIES

Assalamualaykum


Sebenarnya sudah sejak beberapa hari yang lalu ingin update resep ini. Resep ini sudah saya buat hari Selasa yang lalu.
Apa daya cuaca yang amat buruk, 2 hari berturut-turut hujan dan mendung gelap, membuat sinyal internet hilang. Ketika hujan melanda, saya juga sibuk mengangkat barang-barang ke lantai atas untuk antisipasi banjir. Akibatnya saya kecapekan, rematik kambuh disertai masuk angin. Hari ini Alhamdulillah sudah lebih baik. Tapi tenggorokan mulai terasa kering dan sedikit gatal. Tanda flu mulai menyerang agaknya. Sebelum terlambat lebih baik sharing resep dulu ah sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Brownies ini resep aslinya dari resep Cream Cheese Browniesnya Martha Stewart. Saya pernah bikin ini beberapa bulan yang lalu. Resepnya disini. Sengaja saya membuatnya karena ada permintaan dari seorang teman fb yang menanyakan resep brownies panggang. Cara membuatnya juga gampang kok, cuma pake whisker aja, nggak perlu mixer. Seperti biasa resepnya saya kutak-katik sedikit. Minyak goreng saya kurangi supaya tidak terlalu berminyak. Gula pasir juga saya kurangi, tapi saya beri isian choco chips didalamnya biar lebih nyoklat. Coklat bubuknya ditambah 1 sdm. Tidak lupa diberi kacang mede cincang. Hasilnya, hmm....enak. Nyoklat dan legit....

Hal penting dalam membuat brownies ini adalah waktu panggang yang tidak boleh terlalu lama. Cukup 25-30 menit saja. Kalo lebih, kue akan jadi keras. Jika dites tusuk dan adonan masih menempel di lidi, biarkan saja. Langsung keluarkan kue dari oven dan dinginkan.


Bahan :
50 gr margarin
4 sdm munjung coklat bubuk
150 ml minyak sayur
150 gr gula pasir
2 butir telur ayam
125 gr terigu
75 gr kacang mede sangrai, cincang kasar (bisa pake kenari/almond)
75 gr coklat chips

Cara membuat :
1.Siapkan loyang uk 20x20 cm, alasi kertas roti, lebihkan bagian sisinya supaya nanti mudah mengeluarkan kue dari loyang, olesi dengan margarin. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat C.
2. Dalam sebuah mangkok tahan panas, lelehkan margarin menggunakan api kecil. Matikan api. Masukkan coklat bubuk aduk rata. Tuangkan minyak goreng aduk sampai rata, menyusul gula pasir. Biarkan adonan menjadi dingin.
3. Masukkan telur aduk rata, menyusul terigu, aduk rata. Adonan akan menjadi liat,pekat dan kental seperti dodol. Masukkan kacang mede dan sebagian coklat chips, aduk rata.
4. Tuangkan ke dalam loyang, ratakan. Hentakkan loyang untuk mengeluarkan udara yang terperangkap di dasar loyang. Taburi sisa coklat chips.
5. Panggang dalam oven selama 25-30 menit. Jangan over bake ya supaya kue tidak keras. Jika dites tusuk, adonan akan lengket ke lidi karena kue ini mengandung banyak minyak. Langsung keluarkan saja dari oven jika waktu panggang sudah habis.
6. Dinginkan kue. Potong-potong dan sajikan.







Sabtu, 29 Desember 2012

BROWNIES KUKUS KETAN

Assalamualaykum







Beberapa hari belakangan ini internet benar-benar menguji kesabaran saya. Lemoooottt sangat. Bahkan entri yang saya tulis ini mendadak hilang semua karena kecepatan internet drop sampai 0.00 kbps ! Terpaksa harus nulis ulang, hiks...Tapi saya tetap pingin berbagi resep karena kalo ditunda khawatir lupa dengan resepnya.

Semalam saya bikin Brownies Kukus Ketan. Masih dalam rangka menghabiskan tepung ketan hitam. Resep ini saya bikin setelah melihat resep brownies ketan di tabloid kuliner.  Tapi tetap dimodifikasi seperti biasa.

Bahan :
50 gr Dark Cooking Coklat (DCC)
75 ml minyak goreng
2 sdm susu kental manis putih/coklat
4 butir telur
50 gula pasir
25 gr gula palem
1/4 sdt garam halus
50 gr tepung ketan hitam
50 gr tepung ketan putih
1 sdm coklat bubuk pekat
75 gr coklat meises/coklat beras

Cara membuat :
1. Lelehkan DCC dengan cara ditim. Setelah meleleh masukkan minyak goreng dan susu kental manis. Sisihkan.
2. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18 cm, alasi kertas roti olesi minyak goreng. Panaskan kukusan dengan api kecil..
3. Kocok telur, gula pasir, gula palem dan garam sampai kental, putih dan berjejak selama 15 menit. Gunakan mixer speed tinggi.
4. Masukkan kedua macam tepung ketan dan coklat bubuk dengan cara diayak ( dalam 2 tahap ) aduk balik/aduk lipat menggunakan spatula sampai rata.
5. Masukkan campuran DCC, aduk lipat sampai rata.
6 . Tuangkan setengah bagian adonan ke dalam loyang, hentakkan loyang diatas meja untuk mengeluarkan udara yang terperangkap di dalamnya. Ini untuk menghindarkan hasil kue yang berlubang di dalamnya. Kukus menggunakan api sedang selama 10 menit.
7. Keluarkan loyang dari kukusan, taburi coklat beras sampai rata. masukkan sisa adonan. Hentakkan kembali loyangnya. Kukus selam 25 menit. Jangan lupa tutp dandang dialasi serbet.
8. Keluarkan kue dari dandang. balik daiats rak dan dinginkan. Potong-potong dan sajikan.









Kamis, 20 Desember 2012

PUDING KENTANG MARMER

Assalamualaykum


Udah lama saya nggak bikin puding. Ketika melihat kentang di dapur saya tertarik untuk membuatnya. Membuatnya mudah saja, sama seperti membuat puding pada umumnya.
Hasilnya puding yang sedikit padat dan cenderung mengenyangkan. Lumayan buat pengganti makan nasi, hehe...

Bahan :
150 gr kentang dikukus
750 ml susu cair
200 gr gula pasir
1 bks (7gr) agar-agar bubuk putih
1 sdm tepung maizena, dilarutkan 3 sdm air dingin
2 sdm coklat bubuk, dilarutkan 2 sdm air panas

Cara membuat :
1. Blender kentang kukus dan sedikit susu sampai halus.
2. Tuangkan ke dalam panci, masukkan sisa susu, gula pasir dan agar-agar. Rebus sampai mendidih.
3. Masukkan larutan maizena, didihkan lagi. Matikan api.
4. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Satu bagian beri larutan coklat dan sisanya biarkan berwarna putih.
5. Ambil cetakan puding volume 1 liter, basahi air. Tuang agar-agar secara berselang seling warna coklat dan putih. Lakukan agak cepat karena adonan cepat membeku. Masukkan ke dalam lemari es supaya puding jadi padat.



 


Senin, 17 Desember 2012

CAKE KUKUS KETAN PISANG

Assalamualaykum



Cake ini adalah salah satu cemilan yang saya buat ketika netbook sakit. Idenya saya ambil dari tabloid Saji dengan judul sama.
Niat hati ingin memberdayakan tepung ketan hitam yang masih utuh tersegel, padahal sudah dibeli 3 bulan yang lalu ( ckckck....). Selama netbook sakit, kalo bikin cemilan kok pinginnya dikukus. Sebenarnya tepung ketan hitam ini bukan bahan makanan favorit di rumah. Kalo dibikin kue sering terasa berpasir itulah yang menyebabkan kurang disukai di rumah. Tapi tetep aja saya merasa tertantang untuk membuat cemilan dengan bahan ini, tapi bisa ludes dalam sekejap oleh orang rumah. Dan ketika tabloid Saji menampilkan resep ini, langsung saja saya eksekusi. Tapi yaaa seperti biasa, gatel modifikasi.

Untuk resep ini, saya tidak melulu memakai tepung ketan hitam saja, tapi coba-coba memakai tepung ketan putih juga, dengan tujuan supaya kue terasa lembut ketika dikunyah. Dan percobaan ini berhasil. Kue ini tidak berpasir. Terasa lembut dan sedikit legit. Nyaamm....hasilnya, orang di rumah pada suka ! Alhamdulillah....seneng rasanya.

Proses pembuatannya sama dengan cake lain pada umumnya, menggunakan metode sponge cake. Emulsifier dan bahan pengembang yang lain tidak saya pakai. Selain itu kue ini juga menggunakan model upside down cake. Sebelum adonan cake dituang ke loyang, bagian dasar loyang ditata potongan pisang. Setelah matang dan dibalik, posisi pisang berada di atas.
Buat Mbak Erikasari, ini lho kue yang aku maksud tempo hari *sambil kedip-kedip*.




Bahan :
8 bh pisang uli kukus, potong bulat-bulat (bisa menggunakan pisang kepok atau raja yang dikukus dulu)
3 butir telur ayam
100 gr gula pasir
1/4 sdt garam
50 gr tepung ketan hitam
50 gr tepung ketan putih
1 sdm coklat bubuk
100 ml minyak goreng
1 sdt pasta coklat

Cara membuat :
1. Siapkan loyang bulat ukuran 18 cm alasi kertas roti dan olesi minyak goreng. Tata potongan pisang memenuhi dasar loyang, sisihkan. Panaskan kukusan.
2. Kocok telur, gula dan garam sampai mengembang dan berjejak selama 15 menit. Gunakan mixer speed tinggi ya.
3. Masukkan campuran tepung ketan hitam dan putih beserta coklat bubuk sambil diayak dalam 2 tahap, aduk balik sampai rata.
4. Masukkan minyak goreng, aduk balik sampai rata. Terakhir masukkan pasta coklat.
5. Tuangkan ke dalam loyang. Kukus selam 30 menit sampai matang. Lakukan tes tusuk.
6. Keluarkan kue dari loyang selagi panas dengan cara dibalik. Dinginkan kue, dan potong-potong. Sajikan.











Sabtu, 15 Desember 2012

STEAMED SOFT BROWNIES

Assalamualaykum




Hai, apa kabar.....Lama tak jumpa ya. Sebelumnya saya mengucapkan beribu-ribu maaf buat teman-teman yang telah menunggu update terbaru dari Dapur Manis.
Sudah sejak akhir November yang lalu saya menghilang dari udara. Hal ini disebabkan karena netbook saya sedang sakit dan terpaksa harus opname. Tapi biar netbook sedang sakit, saya tetap aja utak-utik di dapur dan motret hasilnya tuk mengupdate blog, jika netbook telah sembuh. Otomatis ada beberapa entri yang tertunda, dan secara bertahap akan saya masukkan ke blog ini. Aiiihhh...senang sekali rasanya bisa ngeblog lagi.

Untuk entri ini saya bikin brownies kukus. Brownies ini hasil utak-atik saya. Saat itu saya menginginkan brownis yang lembut, lembab, agak padat dan moist. Dikocok  begini, diberi tepung segini, ditambahi coklat leleh dan seterusnya. Kunci utamanya yaitu pada saat mengocok telur. Telur hanya saya kocok dengan speed sedang selama 10 menit. Asal gula larut sudah cukup. Setelah matang saya hias dengan buttercrean siap pakai (beli di TBK) dan taburan coklat bubuk. Buttercream ini sisa membuat Black Forest pesenan tetangga. Dengan bahan sederhana dan tidak neko-neko, tanpa bahan pengembang, tapi hasilnya cukup memuaskan buat saya. Anak saya pun bilang "enaaaaakkkk....."





Bahan :
75 gr dark cooking coklat (DCC)
100 ml minyak goreng
3 butir telur
1/4 sdt garam
50 gr gulapasir
50 gr tepung terigu
2 sdm coklat bubuk pekat

Hiasan :
Buttercream siap pakai
Coklat bubuk

Cara membuat ;
1. Siapkan cetakan ukuran 18x18 cm, lapisi dengan kertas roti dan olesi minyak. Panaskan kukusan.
2. Lelehkan DCC dengan cara ditim. Masukkan minyak goreng, aduk rata. Matikan api, dinginkan.
3. Kocok telur, gula pasir dan garam menggunakan speed sedang sampai gula menjadi larut ( kira-kira 10 menit ), warnanya pucat dan sedikit mengembang. Tidak perlu sampai mengembang tinggi dan berjejak ya.
4. Masukkan tepung terigu dan coklat bubuk dengan cara diayak, dalam 2 tahap, aduk balik sampai rata.
5. Tuangkan campuran DCC, aduk balik sampai rata.
6. Masukkan ke dalam loyang. Kukus menggunakan api sedang selama 30 menit.
7. Setelah matang keluarkan dari loyang dan biarkan dingin. Potong-potong dan hias menggunakan buttercream dan taburan coklat bubuk.












Rabu, 21 November 2012

BROWNIES KUKUS WORTEL

Assalamualaykum





Beberapa hari terakhir ini saya kok kepingin bikin cemilan dari wortel. Sempat pingin bikin ini dan itu. Tapi saya berpikir ingin sesuatu yang tidak memakai bahan additive seperti soda kue, baking powder atau emulsifier.
Pilihan jatuh kepada Brownies Kukus Sehat yang pernah saya buat beberapa waktu yang lalu. Resepnya sama plek cuma saya tambahi wortel parut. Hasilnya, berbeda dengan brownies kukus sehat. Brokus sehat akan terasa kering ketika dinikmati sesaat setelah matang, sehingga harus menginap semalam dulu supaya lebih lembab. Sedangkan brokus wortel ini terasa lebih moist biarpun dimakan hangat-hangat.

Setelah brokus ini matang, saya liat wortelnya kok nggak nampak ya. Mungkin karena diparut terlalu kecil sehingga benar-benar nyampur ke dalam adonan. Coklat bubuk yang saya pake pun tidak berwarna gelap melainkan lebih terang karena saya kehabisan coklat bubuk gelap. Ok deh sekian dulu ngocehnya ya. Sekarang bikin brokus wortel yuk...



Bahan :
50 gr wortel
2 sdm tepung beras
3 butir telur
100 gr gula pasir
1/4 sdt garam
60 gr tepung beras campur*
40 gr coklat bubuk
50 ml minyak sayur

Cara membuat :
1.Siapkan loyang ukuran 18x18 cm alasi kertas roti, olesi minyak goreng. Panaskan kukusan dengan api kecil.
2. Parut wortel menggunakan serutan keju. Beri 2 sdm tepung beras, aduk rata sisihkan.
3. Kocok telur, gula dan garam menggunakan speed tinggi sampai putih, kental, mengembang dan kaku selama 15 menit.
4. Masukkan tepung beras campur dan coklat bubuk sambil diayak, dalam 3 tahap, aduk balik menggunakan spatula sampai rata. Masukkan wortel parut, aduk balik sampai rata.
5. Terakhir masukkan minyak goreng, aduk balik sampai rata.
6. Tuangkan ke dalam loyang. Kukus di dalam kukusan yang telah beruap banyak selama 30 menit menggunakan api sedang sampai matang. Alasi tutup dandang dengan serbet supaya kue tidak ketetesan uap air.
7. Setelah matang, balik kue dan lepaskan kertas rotinya. Potong-potong dan sajikan.

 Note :
* Tepung beras campur dibuat dari 7 bagian tepung beras, 2 bagian tepung kanji/tapioka, 1 bagian tepung maizena. Misalnya akan membuat stok tepung sebanyak 1 kg, membutuhkan 700 gr tepung beras, 200 gr tepung kanji dan 100 gr tepung maizena. Campur sampai rata dan simpan dalam toples rapat.