Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Januari 2013

CARABIKANG

Assalamualaykum


Hari Kamis ini kebetulan tanggal merah bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Saya tidak ada acara keluar rumah.
Kebetulan hubby sedang sariawan dan sedikit meriang badannya. Beberapa hari yang lalu saya melihat postingan mbak Fifi Fitriyanto tentang carabikang (bikang). Langsung kemecer tingkat tinggi. Udah lama banget (2-3 tahun kali) saya nggak bikin snack legit ini. Jadi hari ini niat banget bikin carabikang. Santan rebus pun sudah disiapkan sejak kemarin malam.

Menurut saya carabikang ini adalah salah satu kue yang sangat sulit ditaklukkan. Pertama kali saya makan carabikang ketika saya masih TK. Sempat terkagum-kagum dengan bentuknya yang unik dan cantik seperti mawar merekah. Saya sudah berburu resep ini sejak jaman kuliah di Solo. Pernah minta diajari seseorang bikin carabikang ini. Bikin berdua. Hasilnya cakep banget. Begitu bikin sendiri di rumah, gagal total. Tidak berserat dan bantet. Ketika dicungkil sama sekali tidak bisa merekah. Karena bantet melulu, jika telanjur kesal, langsung saya buang adonan mentahnya, padahal masih buanyak, hahaha.....Tapi saya tidak menyerah. Bikin berulang-ulang dan gonta-ganti resep sampai kurang lebih 2 tahun lamanya, tapi gagal terus. Akhirnya saya menyerah juga. Mengistirahatkan diri dari rasa penasaran akan pembuatan carabikang.

Sebagai pelipur lara (taelah...) saya sering beli carabikang di salah satu Departmen Store. Disitu tersedia carabikang fresh, yang baru matang dari panggangan. Sengaja saya datang ke situ pada saat kedainya disiapkan. Untuk apa coba ? Saya pingin melihat proses pembuatannya gitu. Penjualnya sudah menyiapkan adonan mentah dan tinggal dituang ke cetakan. Dengan sabar saya amati proses pematangannya. Mulai dari dituang ke cetakan, kemudian muncul lubang-lubangnya, sampai tahap pengolesan santan areh/kental di atasnya. Setelah matang mulai deh adegan yang sangat saya nanti-nanti. Yaitu mencungkil carabikang sehingga kuenya bisa berserat dan merekah seperti mawar. Setelah dicungkil, amboiii cantiknya.....

Akhirnya beberapa tahun yang lalu saya menemukan resep carabikang di salah satu kotak komentar sebuah blog. Komentar ini memuat resep carabikang menggunakan biang. Langsung saya simpan di hape. Dan ketika praktek, berhasil sodara-sodara !! Carabikangnya berserat dan merekah cantik. Beberapa kali saya bikin resep ini. Setelah bisa menaklukkan carabikang, saya ganti praktek kue lain. Sampai beberapa hari yang lalu ketika pingin bikin lagi dan saya cari resepnya, tapi tidak ketemu. Untung saya langganan tabloid kuliner yang salah satu edisinya memuat resep carabikang. Akhirnya saya contek saja karena proses pembuatannya mirip dengan resep yang pernah saya praktekan. Pake biang juga. Tapi seperti biasa resep dan proses pembuatan sesuai selera saya ya....

Sebenarnya membuat adonan carabikang ini tidak sulit. Bahannya pun amatlah sederhana. Yang pegang peranan supaya kue bisa berserat adalah pada proses pemanggangan . Api yang digunakan adalah api kecil dan panas merata. Saya menggunakan cetakan dari besi (atau alumunium ya ?) cor yang tebal dan berat. Pilih yang tebal supaya panas bisa merata dan berat supaya ketika dicungkil, cetakan tidak bergeser-geser. Penggunaan santan kental pun harus banyak. Ingat ya santan kental, bukan santan sedang apalagi encer, oh no....Selain supaya gurih dan legit, santan kental yang ada di  dalam adonan membuat carabikang mudah dilepas dari cetakan !! Hal itu juga akan membuat carabikang menjadi berkilat cantik setelah matang. Kalo santan kentalnya sedikit, dijamin deh lengkeeeettt buanget ke cetakan dan susah dicungkil. Jadi untuk satu resep di bawah ini saya pake 2 butir kelapa tua. So, jangan pelit santan ya....Setelah kue matang jangan lupa diolesi santan areh/kental supaya tidak kering permukaannya setelah dingin.


Bahan :
1 liter santan dari 2 butir kelapa tua, diparut
2 lbr daun pandan (pake daun jeruk juga bisa)
350 gr tepung beras (saya pake merk Rose Brand)
150 gr gula pasir
2 sdm tepung terigu (saya pake protein sedang)
1/2 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan
1/2 sdt pasta stawberry

Cara membuat :
1. Rebus santan dan daun pandan sampai mendidih. Jangan lupa diaduk-aduk supaya tidak pecah. dinginkan. Ambil 100 ml santan kentalnya/areh dan sisihkan untuk olesan.
2. Biang : dalam sebuah panci campur 2 sdm tepung beras (dari 350 gr) dan 250 ml santan (dari 900 ml). Aduk sampai licin, kemudian nyalakan api dan rebus sampai kental dan meletup-letup. Matikan api.
3. Masukkan ke dalam biang panas, sisa tepung beras, tepung terigu, gula pasir dan garam. Tuangi sisa santan sedikit demi sedikit sambil dikocok menggunakan mixer speed rendah, sampai rata.
4. Setelah santan masuk semua, naikkan kecepatan mixer sampai maksimal dan kocok selama 20 menit sampai adonan terasa ringan. Adonan ini encer/cair, jadi hati-hati ketka mengocok adonan karena akan memercik kemana-mana. Matikan mixer dan diamkan adonan selama 30 menit.
5. Setelah 30 menit ambil 2 sendok sayur adonan dan beri pasta pandan. Ambil lagi 2 sendok sayur dan beri pasta strawbery. Sisihkan .Sisanya biarkan berwarna putih/plain
6. Letakkan cetakan carabikang di atas kompor dan nyalakan api kecil. Setelah panas, tuangkan adonan putih ke dalam lubang cetakan. Cetakan yang cukup panas akan berdesis jika dituangi adonan. Beri sedikit adonan merah dan hijau. Biarkan sampai berlubang-lubang  dan JANGAN DITUTUP. Jika permukaannya telah mengering, olesi dengan santan kental (gunakan kuas) sampai rata.
7. Cungkil kue menggunakan sodet kecil sampai merekah. Angkat dan letakkan di atas piring dan dinginkan.

Hasil : 25 buah.

Tips :  (dari Tabloid KOKI)
1. Campur adonan biang terlebih dahulu sebelum dimasak agar tidak menggumpal.
2. Masak di atas api kecil sambil terus diaduk supaya matang sempurna.
3. Gunakan santan yang segar dan kental. Jangan gunakan santan instan, karena santan hasil kelapa segar apabila dimasak akan berubah menjadi minyak dan dapat menghasilkan kue yang harum, mengkilat dan tidak mudah kering.
4. Masukkan santan setengah bagian dahulu dan kocok hingga sedikit mengembang (saya : santan dimasukkan semua baru dikocok sampai ringan)
5. Gunakan cetakan yang tebal agar panasnya stabil.
6. Panaskan cetakan terlebih dahulu dan pastikan sudah panas sebelum adonan dituang. Karena cetakan yang kurang panas akan menyebabkan kue sangat lengket dan susah dilepas. Hal ini juga mengakibatkan serat tidak bisa terbentuk dengan bagus.
7. Cetakan tidak perlu doles supaya kue sedikit lengket ke cetakan (saya : dioles ketika pertama kali, selanjutnya tidak perlu dioles lagi)
8. Selama memasak kue, cetakan tidak perlu ditutup.
9. Untuk mengangkat carabikang dari cetakan, lepaskan salah satu sisinya, cukit/cungkil bagian  tengahnya ke atas hingga merekah.
10. Olesi dengan santan areh/kental supaya lebih gurih dan tidak kering





Minggu, 09 September 2012

KONVERSI RESEP CAKE SESUAI LOYANG

Assalamualaykum

Sumber : Cik Ine Elkaje

Sering kali kita ingin mencoba suatu resep cake, tetapi tidak punya loyang yang pas dengan ukuran bahan dalam resep tersebut. Atau....ingin menyesuaikan kebutuhan, sehingga harus menyesuaian besarnya cake. Misalnya, di resep menggunakan loyang 30X30X7 cm, sementara kita hanya punya loyang bulat diagmeter 20 cm tinggi 7 cm.


Menghitung perbandingan resep tidaklah sesulit yang di kira, hanya bermodal rumus dasar matematika untuk menghitung volume suatu benda.
Langsung saya gunakan contoh sbb:
Resep Sponge cake
7    Kuning Telur 
3    Putih Telur
75  Gula
50  Terigu
15  Maizena
15  Susu Bubuk
85  Margarine

Satu resep  ini menggunakan loyang ukuran, 20X20 tinggi cake 4 cm
Jika akan menggunakan loyang ukuran lain, dengan komposisi resep yang sama, gunakan perbandingan volume cake yang di harapkan.
Loyang 20X20 tinggi cake 4 (Asal) , volumenya adalah 20X20X4 = 1600
Loyang lain yang akan di gunakan (Target) : 30X30 tinggi 3 cm,  volumenya : 30X30X3 = 2700
Nilai pembanding yang dipakai sebagai peng-kali resep adalah :
 Target/Asal, atau 2700/1600 = 1.6875
Semua bahan, di kali dengan nilai pembanding ini (1.6875) , sehingga komposisi bahan untuk loyang 30X30 dengan tinggi cake 3 cm adalah:

Photobucket - Video and Image Hosting
Pembulatan bahan, boleh ke atas atau ke bawah, selisih nol koma sekian gram bahan tidak akan berpengaruh pada tekstur kue.
Jika menggunakan loyang bulat, hitung volume cake dengan rumus volume tabung.
Misalkan loyang bulat ukuran diagmeter 20 cm, dengan tinggi cake 4 cm
Rumus volume tabung : 22/7 X R X R X T
maka hasil perhitungannya : 22/7 X 10 X 10 X 4 = 1257
Nilai pembanding yang dipakai sebagai peng-kali resep adalah 
Target/Asal, atau 1275/1600 = 0.79 -> bulatkan jadi 0.8
Hitung bahan, dengan jumlah asli di kali 0.8, maka kita akan dapat komposisi bahan untuk loyang bulat 20 cm tinggi cake 4.
Jika kita sering membuat berbagai ukuran cake, agar tidak selalu harus hitung-menghitung, buatlah tabel komposisi bahan baku untuk resep ini. Contoh:

Photobucket - Video and Image Hosting
note: O/20t4 singkatan dari Bulat 20, tinggi 4
Bagaimana dengan loyang tulban? atau Loyang bentuk-bentuk lain yang susah di hitung volumenya? Tak perlu pusing-pusing, isi loyang tsb dengan air, lalu ukur volume air tsb menggunakan gelas ukur. Hasilnya, bisa dipakai sebagai volume target, lalu lakukan perbandingan spt di atas.